Kamis, Agustus 13, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Kekeringan Mulai Mengintai, BPBD Kota Blitar Ajukan Tambahan 10 Tandon Air

redaksi by redaksi
13/08/2026
in Peristiwa
0

BLITAR – Musim kemarau mulai membuat Pemerintah Kota Blitar bersiap menghadapi kemungkinan krisis air bersih. Meski hingga saat ini belum ada laporan warga mengalami kekurangan air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya dengan mengusulkan tambahan 10 unit tandon air kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tambahan tersebut dibutuhkan untuk memperkuat persediaan tandon yang saat ini dimiliki BPBD Kota Blitar, yakni sekitar 21 unit.

Baca Juga :

Jelang HUT RI ke-81, Polsek Kediri Kota Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ojol dan Tukang Becak

Empat Pria di Blitar Ajukan Izin Poligami, Dua Permohonan Dikabulkan Pengadilan

Kepala BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan pengajuan tambahan tandon dilakukan karena sejumlah daerah lain mulai mengalami krisis air bersih. Pemerintah daerah tidak ingin menunggu sampai kondisi serupa terjadi di Kota Blitar baru melakukan persiapan.

“Kami mengusulkan tambahan 10 unit tandon air kepada provinsi. Saat ini sejumlah daerah lain sudah mulai mengalami krisis air bersih, sehingga kami perlu memperkuat kesiapsiagaan,” ujar Agus, Rabu (12/8/2026).

BPBD Kota Blitar juga sudah memetakan wilayah yang dinilai memiliki potensi mengalami kekeringan lebih awal. Ada 15 kelurahan yang masuk dalam pemetaan tersebut.

Sejumlah tandon bahkan telah ditempatkan di beberapa wilayah yang menjadi perhatian. Di antaranya Kelurahan Ngadirejo, Sentul, Tanjungsari, Bendo, dan Bendogerit.

Meski begitu, Agus menegaskan pemetaan tersebut bukan berarti wilayah-wilayah itu sudah mengalami krisis air. Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi kondisi kemarau yang berpotensi semakin panjang.

“Sejumlah kelurahan tersebut kami prediksi mengalami kekeringan lebih awal. Namun, sampai sekarang belum ada laporan mengenai krisis air bersih di masyarakat,” katanya.

Dalam skema awal, BPBD menyiapkan satu tandon untuk setiap kelurahan yang masuk dalam daftar wilayah rawan. Namun, jumlah tersebut bisa ditambah apabila dalam satu kelurahan terdapat beberapa titik yang membutuhkan pasokan air bersih.

“Setiap kelurahan kami siapkan satu tandon. Kalau ternyata ada lebih dari satu titik yang mengalami krisis air bersih, jumlah tandon akan kami tambah. Karena itu, kami mengusulkan tambahan tandon kepada provinsi,” jelas Agus.

Selain menyiapkan tempat penampungan air, BPBD Kota Blitar juga mulai memikirkan pola distribusi apabila kekeringan benar-benar terjadi. Persediaan tandon akan menjadi salah satu bagian dari sistem penyaluran air bersih kepada wilayah yang membutuhkan.

Namun, BPBD Kota Blitar masih memiliki kendala pada armada pengangkut air. Saat ini lembaga tersebut belum mempunyai truk tangki air sendiri untuk melakukan dropping air bersih.

Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Armada milik kedua instansi tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu distribusi air bersih seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami memang belum memiliki truk tangki air. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami berkoordinasi dengan DLH dan Damkar untuk meminjam armada tangki yang digunakan untuk dropping air bersih,” ujarnya.

BPBD Kota Blitar saat ini masih menunggu tambahan tandon dari Pemprov Jawa Timur sambil memantau kondisi 15 kelurahan yang telah masuk dalam pemetaan potensi kekeringan.

Tags: air bersihblitarBPBDkekeringan

Related Posts

Peristiwa

Jelang HUT RI ke-81, Polsek Kediri Kota Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ojol dan Tukang Becak

13/08/2026
Peristiwa

Empat Pria di Blitar Ajukan Izin Poligami, Dua Permohonan Dikabulkan Pengadilan

13/08/2026
Peristiwa

Jembatan Garuda di Ngancar Dilaunching Nasional, Buka Akses dan Geliat Ekonomi Warga Kediri

13/08/2026
Peristiwa

Pemkab Kediri Gandeng UGM Dongkrak Nilai Tambah Hasil Pertanian

13/08/2026
Peristiwa

Cikar Mbah Gleyor Dicoret, BPK Jatim Uji Metode Pembersihan Tanpa Rusak Kayu

12/08/2026
Peristiwa

Lomba Fotografi Jadi Cara Pemkab Kediri Dekatkan Sejarah Pare dengan Generasi Muda

12/08/2026
Next Post

Empat Pria di Blitar Ajukan Izin Poligami, Dua Permohonan Dikabulkan Pengadilan

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Jelang Bulan Puasa, Polres Tulungagung Amankan Penjual Bubuk Mercon

19/02/2025

Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Carlos Pena, Ricky Nelson Ditunjuk sebagai Caretaker

01/05/2025

Kapolres Bersama Bupati Blitar Lakukan Sidak Bahan Pokok di Pasar Tradisional

06/03/2025

Komitmen Wujudkan Layanan Kereta Api Bebas Narkoba, KAI Daop 7 Madiun Gandeng BNN Gelar Tes Urine Mendadak

20/06/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO