Kamis, September 24, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Stok Beras di Kediri Dicek, Harga Masih di Bawah HET, Tapi Penggilingan Mulai Tertekan

redaksi by redaksi
24/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri turun langsung mengecek ketersediaan dan harga beras di sejumlah titik, Rabu (23/9/2026). Hasil pemantauan menunjukkan stok beras di pasar tradisional, retail modern hingga penggilingan masih tersedia.

Baca Juga :

Pasca Demo dan RDP Pedagang Pasar Pahing-Bandar, Dirut Perumda Pasar Joyoboyo Buka-Bukaan

Sidak Pasar Bandar-Pahing, DPRD Kediri Soroti Lapak Berlebih dan Retribusi

Namun, di balik kondisi stok yang dinilai aman, penggilingan beras mulai menghadapi tekanan akibat tingginya harga gabah sebagai bahan baku.

Pemantauan dilakukan sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Tim menyambangi Pasar Pamenang Pare, retail modern, hingga gudang penggilingan beras untuk melihat kondisi riil pasokan dan harga beras di Kabupaten Kediri.

Analis Perdagangan Ahli Muda Disdagin Kabupaten Kediri, Choirunnikmah, yang mewakili Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih, mengatakan pemantauan dilakukan di tengah isu nasional mengenai harga dan ketersediaan beras.

“Ini sebenarnya dalam rangka pemantauan ketersediaan dan harga beras yang ada di Kabupaten Kediri saat ini. Karena saat ini isu beras sedang mencuat di tingkat nasional,” ujar Choirunnikmah.

Dari hasil pemantauan di tiga lokasi tersebut, kondisi beras secara umum masih tersedia. Harga yang ditemukan di lapangan juga disebut masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Secara umum, kondisi beras secara harga masih sesuai dengan HET. Untuk ketersediaan, di penggilingan yang kita jumpai ini masih aman untuk proses produksi yang untuk memenuhi pasar secara reguler,” jelasnya.

Kondisi stok juga ditemukan di pasar tradisional maupun retail modern. Bahkan, saat pemantauan berlangsung di salah satu retail modern, tim mendapati aktivitas bongkar muatan beras yang baru dikirim dari penggilingan.

Choirunnikmah memastikan beras premium yang sebelumnya sempat mengalami kekosongan di salah satu retail modern kini sudah kembali tersedia.

Menurutnya, kekosongan tersebut hanya terjadi di satu retail dan tidak mencerminkan kondisi seluruh retail modern di Kabupaten Kediri.

Disdagin, kata dia, telah berkoordinasi dengan penggilingan besar serta Bulog untuk membantu memenuhi pasokan.

“Memang kemarin sempat ada laporan kekosongan beras premium di satu retail, tetapi sudah terisi. Kami sudah berkoordinasi dengan penggilingan besar maupun Bulog untuk bisa menyuplai ke satu retail yang mengalami keterlambatan pengiriman,” paparnya.

Untuk beras SPHP, pasokan juga disebut masih tersedia. Beras medium dan premium pun masih ditemukan di pasar tradisional yang menjadi lokasi pemantauan.

Di Pasar Pamenang Pare, pedagang beras Ulfa Nurlaili (34) mengatakan dirinya masih memiliki stok beberapa jenis beras.

Beras medium merek 64 dijual sekitar Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras Bramo sekitar Rp13.700 per kilogram.

“Stok untuk 64 ada satu ton, Bramo lima kuintal, SPHP lima kuintal,” kata Ulfa.

Meski stok masih tersedia, Ulfa mengaku penjualan beras sedikit mengalami penurunan. Salah satu faktornya adalah sebagian masyarakat menerima bantuan sosial berupa beras dari pemerintah sebanyak 30 kilogram.

Ia berharap harga beras tetap stabil sehingga pedagang dan masyarakat tidak menghadapi perubahan harga yang terlalu besar.

Persoalan berbeda disampaikan pengusaha penggilingan. Saat mendatangi gudang penggilingan beras premium UD Putra Ramaya Pare, tim mendapat informasi mengenai tingginya harga gabah yang menjadi tantangan bagi pelaku usaha.

Pemilik UD Putra Ramaya Pare, Bambang Setiaji, mengatakan harga gabah yang sempat mencapai sekitar Rp8.500 per kilogram membuat margin penggilingan menjadi semakin tipis ketika beras harus dijual mengikuti ketentuan pemerintah.

“Kalau kita beli dengan harga mahal, kemudian pemerintah minta HET, keuntungannya pasti tipis, bahkan bisa rugi,” ungkap Bambang.

Harga gabah dalam beberapa waktu terakhir disebut turun dari sekitar Rp8.500 menjadi Rp8.000-Rp8.100 per kilogram. Meski demikian, Bambang menilai harga bahan baku tersebut tetap perlu dipantau karena berpengaruh langsung terhadap biaya produksi beras.

Tidak hanya harga gabah, stok bahan baku di gudang miliknya juga disebut lebih terbatas dibanding kondisi normal.

Saat ini terdapat sekitar 100 ton gabah yang menurut Bambang hanya cukup menunjang produksi sekitar lima hari. Padahal, dalam kondisi normal, stok dapat mencukupi kebutuhan produksi hingga sekitar 12 hari.

Penggilingan tersebut memproduksi sekitar 10 ton beras per hari. Beras hasil produksi kemudian langsung disalurkan ke pasar pada hari berikutnya.

Bambang berharap pemerintah turut mengatur distribusi stok beras, termasuk melalui Bulog.

“Kalau pasar banjir, hukum ekonomi pasti berjalan. Kalau barang banyak, permintaan tetap, pasti harganya turun,” ujarnya.

Sementara itu, Disdagin Kabupaten Kediri menyatakan pemantauan harga beras dilakukan secara rutin pada hari kerja melalui petugas survei harga.

Jika ditemukan kenaikan harga, petugas akan mendatangi pasar atau pedagang untuk mengetahui penyebab perubahan tersebut.

Upaya menjaga stabilitas harga juga dilakukan melalui sosialisasi kepada pedagang dan retail modern.

Apabila ditemukan harga di atas ketentuan HET, langkah awal yang dilakukan adalah memberikan teguran dan melakukan pemantauan lanjutan.

“Kalau ada kenaikan, kita datangi, kita cari informasi penyebab kenaikannya. Kalau ditemukan di atas HET, masih teguran dulu. Nanti kita lihat selama satu minggu, kalau masih ada kita datangi lagi,” kata Choirunnikmah.

Dengan hasil pemantauan tersebut, pemerintah daerah menyatakan ketersediaan beras di sejumlah titik yang dicek masih aman. Namun, kondisi harga gabah dan keterbatasan stok bahan baku di tingkat penggilingan menjadi faktor yang tetap perlu diperhatikan untuk menjaga kelancaran pasokan beras ke pasar.

Tags: DicekHargaHETkediriPenggilingan PadiStok Beras

Related Posts

Peristiwa

Pasca Demo dan RDP Pedagang Pasar Pahing-Bandar, Dirut Perumda Pasar Joyoboyo Buka-Bukaan

24/09/2026
Peristiwa

Sidak Pasar Bandar-Pahing, DPRD Kediri Soroti Lapak Berlebih dan Retribusi

23/09/2026
Peristiwa

Modus Penipuan Digital Makin Beragam, Polres Kediri Kota Gandeng BI Perkuat Edukasi Warga

23/09/2026
Peristiwa

Di Usia 11 Tahun, Marfel Rawat Ibu yang Lumpuh, Kapolres Kediri Datang Bawa Bantuan

23/09/2026
Peristiwa

Pagi-Pagi Warga Temukan Jenazah Perempuan Mengapung di Bendungan Waruturi Kediri

22/09/2026
Peristiwa

Bukan Sekadar Kawal Aksi, Polwan Polres Blitar Bagikan Air hingga Bersihkan Sampah Bersama Massa

22/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Residivis Sabu 51 Gram Dibekuk, Kapolres Gresik: Tak Ada Ruang bagi Pengedar

24/02/2026

Satgas TMMD ke-127 Ajak Siswa SD di Kediri Main Engklek dan Kelereng, Kurangi Ketergantungan Gawai

02/03/2026

Bupati Blitar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SLB Tunas Bangsa Kuningan

19/08/2025

Gebrakan Mas Dhito, Boarding Pass Bandara Dhoho Bisa Jadi Tiket Wisata dan Diskon Hotel

09/11/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO