Kamis, September 24, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Petani Kediri Tak Lagi Cemas Kekeringan, 26 Sumur Submersible Dibangun Serentak

redaksi by redaksi
24/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Ancaman kemarau panjang mendorong Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat infrastruktur pengairan pertanian. Bertepatan dengan Hari Tani Nasional 2026, sebanyak 26 sumur submersible dibangun serentak di 26 kecamatan untuk membantu memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Baca Juga :

Stok Beras di Kediri Dicek, Harga Masih di Bawah HET, Tapi Penggilingan Mulai Tertekan

Pasca Demo dan RDP Pedagang Pasar Pahing-Bandar, Dirut Perumda Pasar Joyoboyo Buka-Bukaan

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kediri menjaga produktivitas pertanian sekaligus menekan biaya pengairan yang harus ditanggung petani.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Sukadi, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah adanya imbauan mengenai potensi kemarau panjang pada 2026.

“Tahun 2026 ini, sejak Bulan April kita telah mendapatkan imbauan akan menghadapi kemarau panjang, untuk itu kita terus berupaya membantu petani supaya tetap bisa memperoleh air,” kata Sukadi, Kamis (24/9/2026).

Selain sumur submersible, bantuan infrastruktur pengairan yang diberikan meliputi jaringan pipanisasi, pembangunan parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier.

Menurut Sukadi, sektor pertanian menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat dan Pemkab Kediri. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman.

Sepanjang 2026, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, bantuan sumur submersible telah disalurkan kepada 451 kelompok atau gabungan kelompok tani.

“Pembangunan sumur submersible ini memang menjadi program yang sangat ditunggu petani untuk mencukupi kebutuhan air,” ujarnya.

Ketersediaan air yang lebih terjamin diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Kediri.

Sukadi mencontohkan, lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami padi dua kali dalam setahun diharapkan bisa meningkat menjadi tiga kali tanam.

“Peningkatan indeks pertanaman ini diharapkan dapat mewujudkan apa yang menjadi cita-cita Mas Dhito untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Ia juga menyebut nilai tukar petani (NTP) Kabupaten Kediri pada 2026 mencapai 122. Angka tersebut disebut meningkat dibandingkan capaian 2025 sebesar 113,05.

Dampak pembangunan infrastruktur pengairan juga dirasakan Kelompok Tani Jaya di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung.

Perwakilan kelompok tani, Gatot Sujoko, mengatakan wilayahnya merupakan salah satu sentra tanaman cabai. Sebelum mendapat dukungan infrastruktur pengairan, petani harus membeli air menggunakan tangki saat musim kemarau.

Biayanya mencapai sekitar Rp50 ribu per meter kubik.

Pada 2021, Pemkab Kediri membantu pembangunan embung untuk menampung air hujan. Kemudian pada 2024, bantuan kembali diberikan melalui pembangunan Irigasi Tanah Dangkal (ITD).

Namun, keterbatasan jaringan listrik membuat petani masih harus menggunakan genset untuk menaikkan air. Meski demikian, biaya pengairan dapat ditekan menjadi sekitar Rp10 ribu per meter kubik.

Upaya menekan biaya operasional kemudian dilanjutkan melalui pembangunan sumur submersible dan fasilitasi program listrik masuk sawah.

Gatot berharap dukungan tersebut dapat memperluas cakupan lahan yang mendapatkan pengairan.

“Harapan kami bisa menambah setidaknya hingga 60 hektare,” ucapnya.

Dengan pembangunan sumur submersible di berbagai wilayah, Pemkab Kediri menargetkan ketersediaan air pertanian tetap terjaga selama musim kemarau, sehingga aktivitas dan produktivitas petani tidak terganggu.

Tags: 26 Sumur Submersiblekedirikekeringanpetani

Related Posts

Peristiwa

Stok Beras di Kediri Dicek, Harga Masih di Bawah HET, Tapi Penggilingan Mulai Tertekan

24/09/2026
Peristiwa

Pasca Demo dan RDP Pedagang Pasar Pahing-Bandar, Dirut Perumda Pasar Joyoboyo Buka-Bukaan

24/09/2026
Peristiwa

Sidak Pasar Bandar-Pahing, DPRD Kediri Soroti Lapak Berlebih dan Retribusi

23/09/2026
Peristiwa

Modus Penipuan Digital Makin Beragam, Polres Kediri Kota Gandeng BI Perkuat Edukasi Warga

23/09/2026
Peristiwa

Di Usia 11 Tahun, Marfel Rawat Ibu yang Lumpuh, Kapolres Kediri Datang Bawa Bantuan

23/09/2026
Peristiwa

Pagi-Pagi Warga Temukan Jenazah Perempuan Mengapung di Bendungan Waruturi Kediri

22/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Gizi Rp57,5 Juta untuk Percepatan Penurunan Stunting

29/12/2025

Kejari Kabupaten Kediri Selamatkan Aset Daerah Senilai Rp22,7 Miliar Melalui Bantuan Hukum Nonlitigasi

27/11/2025

Pelajar Pengeroyokan di Kanigoro, Polres Blitar Amankan Enam Orang – Dua Jadi Tersangka

07/06/2025

Bandara Dhoho Kediri Menatap 2026, Uji Coba Umroh dan Target Embarkasi Haji

11/12/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO