Sabtu, September 5, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Fisikawan UM Kembangkan Sensor Mikroplastik Berbasis Serat Optik, Perkuat Kualitas Air Lewat Kolaborasi Global

redaksi by redaksi
20/07/2026
in Peristiwa
0

Malang, kabarutama.co– Tim peneliti fotonik Program Studi Magister Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan inovasi sensor mikroplastik berbasis serat optik sebagai solusi deteksi dini pencemaran air. Penelitian ini menjadi respons atas meningkatnya temuan mikroplastik pada air hujan di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Malang.

Mikroplastik yang terakumulasi dalam tubuh manusia diketahui berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi jaringan hingga meningkatkan risiko penyakit serius. Karena itu, pengembangan teknologi deteksi yang cepat, akurat, dan ramah lingkungan menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas sumber daya air.

Baca Juga :

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

BRI Kediri Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Proses PHK Oknum Pekerja

Penelitian yang berlangsung sejak April hingga November 2026 ini memanfaatkan teknologi serat optik yang dipadukan dengan nanopartikel trimetalik, yakni emas (AuNPs), perak (AgNPs), dan palladium (PdNPs). Seluruh proses eksperimen dilakukan di Laboratorium Fotonik Universitas Negeri Malang dan Departemen Kimia Universiti Sains Malaysia (USM).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nanopartikel tersebut mampu meningkatkan sensitivitas dan stabilitas sensor dibandingkan sensor serat optik konvensional. Teknologi ini diharapkan mampu mendeteksi keberadaan mikroplastik dalam air secara lebih efektif, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun instansi pengelola kualitas air.

Selain menghasilkan inovasi teknologi, penelitian ini juga memperkuat jejaring kolaborasi internasional melalui kerja sama dengan Assoc. Prof. Dr. Mundzir Abdullah dari Malaysia. Riset tersebut mendapat dukungan hibah internal Universitas Negeri Malang melalui skema tesis tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan penelitian berkelas dunia.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui peningkatan kualitas air, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi riset lintas negara.

Meski demikian, tim peneliti masih menghadapi tantangan terkait stabilitas nanopartikel untuk penggunaan jangka panjang. Ke depan, penelitian akan difokuskan pada pengembangan lapisan pelindung (coating) pada serat optik dan komersialisasi perangkat deteksi portabel agar dapat digunakan secara luas oleh pemerintah maupun pengelola sumber daya air.

PIC Penelitian, Siti Azimatul Luthfiyyah, mengatakan pengembangan sensor mikroplastik berbasis serat optik merupakan salah satu kontribusi nyata tim peneliti Fisika UM dalam menjaga kualitas air.

“Berawal dari temuan kandungan mikroplastik di perairan bahkan air hujan di berbagai daerah, kami mengembangkan metode deteksi yang ramah lingkungan dengan menggandeng peneliti dari Malaysia. Harapannya, teknologi ini mampu menghasilkan sistem deteksi mikroplastik yang efektif tanpa mengganggu ekosistem sekitar,” ujarnya.

Tags: Deteksi Mikroplastik di AirFisikawan UMSensor Serat Optik

Related Posts

Peristiwa

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

05/09/2026
Peristiwa

BRI Kediri Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Proses PHK Oknum Pekerja

05/09/2026
Peristiwa

DPRD Kediri Dukung Bandara Dhoho Jadi Embarkasi Haji 2027, Berharap Pangkas Waktu Perjalanan Jamaah

04/09/2026
Peristiwa

SYIAR 2026 Resmi Digelar, Bank Indonesia Dorong UMKM Halal Mataraman Go Digital

04/09/2026
Peristiwa

Kredit Fiktif Rp1,3 Miliar di BRI Pasar Paing Dibongkar, Mantri dan Dua Nasabah Jadi Tersangka

04/09/2026
Peristiwa

Bikin Merinding! Ular Koros 2,5 Meter Ditemukan di Pohon Rumah Warga Kandangan Kediri

03/09/2026
Next Post

Isu Pemindahan RJM Bikin Pedagang Pasar Ikan Hias SLG Resah, Paguyuban Surati DPRD Kediri

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

IJTI Audiensi dengan KSP: Dorong Regulasi Tegas dan Standar Etika di Media Sosial demi Ekosistem Pers Sehat

17/04/2026

Bantuan Pangan Terus Bergulir, 1.104 Warga Desa Begadung Rasakan Manfaatnya

09/06/2026

Terlibat Narkoba dan Desersi, Empat Anggota Polres Blitar Dipecat

10/10/2025

Polda Jatim Tetapkan 33 Tersangka dalam Kerusuhan Surabaya, 315 Orang Diamankan

06/09/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO