Madiun — Antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriyah mulai terlihat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat, hingga akhir Januari 2026, jumlah pemesanan tiket mencapai 19.110 pelanggan.
Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan penumpang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah Daop 7 Madiun untuk periode H-10 Lebaran (11 Maret 2026) hingga H+10 Lebaran (1 April 2026).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa dari total tersebut, tercatat 3.736 pelanggan berangkat (naik) dan 15.374 pelanggan datang (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
“Angka ini masih bersifat sementara dan berpotensi terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung,” kata Tohari, Minggu (1/2/2026).
Tanggal Favorit Mulai Terbaca
Berdasarkan tren pemesanan sementara, KAI Daop 7 Madiun mencatat sejumlah tanggal dengan volume penumpang tertinggi.
Untuk keberangkatan penumpang, tanggal favorit sementara adalah, 15 Maret 2026 dengan 719 pelanggan,
16 Maret 2026 sebanyak 620 pelanggan, dan 14 Maret 2026 sebanyak 580 pelanggan.
Sementara untuk kedatangan penumpang, puncak arus tercatat pada, 14 Maret 2026 dengan 3.352 pelanggan, 15 Maret 2026 sebanyak 2.737 pelanggan, serta 13 Maret 2026 sebanyak 2.629 pelanggan.
Selain itu, sejumlah stasiun besar tercatat menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 1447 H, yakni Stasiun Madiun, Kertosono, Kediri, Blitar, dan Tulungagung.
KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat yang berencana mudik maupun bepergian saat Lebaran untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi penjualan KAI, serta menyusun rencana perjalanan sejak dini.
“Kami mengajak pelanggan untuk hadir lebih awal di stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran,” pungkas Tohari.
















