Kamis, September 17, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Hardiknas di Kediri Berbeda, Ndalem Pojok Jadi Panggung Doa Lintas Komunitas untuk Perdamaian Dunia

redaksi by redaksi
02/05/2026
in Peristiwa
0

Kediri – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kediri, Jawa Timur, berlangsung tak biasa. Momentum tahunan ini diisi dengan doa bersama lintas komunitas yang menyerukan perdamaian dunia, Jumat malam (1/5/2026).

Baca Juga :

Imigrasi Blitar Ajak Warga Bakung Waspadai Modus Perdagangan dan Penyelundupan Migran

Karung Beras Terbakar, Dua Gudang BULOG Senilai Rp10 Miliar Nyaris Terancam di Kediri

Kegiatan digelar di Situs Persada Soekarno (Ndalem Pojok), Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu tempat yang berkaitan dengan masa kecil Soekarno.

Acara mengusung tema “Pendidikan Jati Diri Bangsa Merajut Perdamaian Dunia” dan dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh lintas komunitas, serta pegiat pendidikan dan kebudayaan.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Sumpah Jati Diri Bangsa.

Ketua panitia, R.M. W.T. Suhardono, mengatakan kegiatan ini merupakan refleksi atas kondisi global yang kian memanas, sekaligus upaya menghadirkan kembali peran Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.

“Dari tempat sederhana ini lahir gagasan besar Bung Karno tentang perdamaian dunia. Semangat itu ingin kami hidupkan kembali,” ujar Suhardono.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki rekam jejak kuat dalam diplomasi perdamaian, salah satunya melalui Konferensi Asia Afrika 1955 yang menjadi simbol solidaritas negara-negara berkembang.

Menurut dia, di tengah meningkatnya konflik global, Indonesia diharapkan kembali mengambil peran strategis sebagai penengah yang berwibawa.

Selain refleksi sejarah, kegiatan juga menyoroti pendekatan spiritual melalui doa bersama. Ketua Bidang Pendidikan Pesantren Jati Diri Bangsa, Kushartono, menyebut doa sebagai bentuk “diplomasi spiritual”.

“Melalui doa bersama, kita memohon agar hati para pemimpin dunia dilunakkan, dari ambisi konflik menjadi kesadaran untuk menciptakan perdamaian,” katanya.

Ia menekankan bahwa nilai spiritual, sebagaimana tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, merupakan bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia.

Kegiatan ini diikuti berbagai organisasi dan komunitas, antara lain Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Pesantren Jati Diri Bangsa, serta Jam’iyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah.

Selain doa bersama, acara juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta selamatan bersama sebagai bentuk kepedulian sosial.

Panitia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai perdamaian.

“Pendidikan bukan hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menumbuhkan jiwa yang mencintai perdamaian,” ujar Suhardono.

Melalui peringatan Hardiknas ini, Ndalem Pojok kembali ditegaskan sebagai ruang refleksi sejarah sekaligus sumber inspirasi bagi lahirnya nilai kemanusiaan universal menuju dunia yang lebih damai.

Tags: Doa Lintas KomunitasHardiknaskediriNdalem PojokPerdamaian Dunia

Related Posts

Peristiwa

Imigrasi Blitar Ajak Warga Bakung Waspadai Modus Perdagangan dan Penyelundupan Migran

16/09/2026
Peristiwa

Karung Beras Terbakar, Dua Gudang BULOG Senilai Rp10 Miliar Nyaris Terancam di Kediri

16/09/2026
Peristiwa

Dua Warga Kediri Hilang Kontak Usai KMP Virgo Terbalik, Keluarga Menanti Kabar Keselamatan

15/09/2026
Peristiwa

Satu Keluarga Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8 yang Tenggelam di Masalembo

15/09/2026
Peristiwa

Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Petungroto Adukan ke Golkar, Akses Desa Mulai Ditambal

15/09/2026
Peristiwa

Tinggalkan Tungku Saat Melayat, Dapur Rumah Warga Selorejo Blitar Terbakar

14/09/2026
Next Post

Lonjakan Penumpang May Day 2026, Belasan Ribu Padati Stasiun di Daop 7 Madiun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Alpukat, Si Superfood yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan

23/04/2025

Komplotan Curanmor Bermodus Pengamen di Surabaya Dibekuk Polisi

16/03/2025

Gala Premiere Film ” Sekawan Limo”, Film Horor Dikemas Komedi Menyita Perhatian Para Penonton

03/07/2024

Pemilihan Bupati Blitar, Rahmat Santoso : PAN Harunya Calonkan Bupati Bukan Wakil

05/08/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO