Sabtu, Agustus 1, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Heboh! Kereta Bersejarah “Mbah Gleyor” di Kediri Diduga Jadi Sasaran Vandalisme

redaksi by redaksi
31/07/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Kereta pusaka “Mbah Gleyor”, salah satu peninggalan bersejarah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi penuh coretan cat pada Jumat (31/7/2026) pagi. Polisi kini menyelidiki dugaan aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Baca Juga :

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Meninggal Dunia Usai Pingsan

Mulai 1 Agustus, Kendaraan Roda Empat Dilarang Melintas di Puncak Bendungan Lahor

Kereta berbahan kayu jati yang diperkirakan berusia lebih dari satu abad itu berada di bawah bangunan beratap joglo di Jalan Glinding, Dusun Kartosari, Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Warga pertama kali mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Pada sejumlah bagian kereta terlihat coretan bergambar panah dan berbagai simbol menggunakan cat berwarna hijau. Selain itu, sebagian bodi kereta juga dicat warna putih dan cokelat hingga menutupi warna asli kayunya.

Kepala Dusun Kartosari, Darmawan, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Kami mendapat laporan dari warga bahwa terjadi aksi vandalisme di situs peninggalan Kereta Mbah Gleyor. Setelah dicek ke lokasi, kondisinya sudah dicat. Warna kayu aslinya tertutup cat putih, cokelat, dan ada gambar-gambar menggunakan cat hijau,” ujarnya.

Menurut Darmawan, selama ini kereta pusaka tersebut rutin dirawat oleh warga. Area penyimpanan juga dipagari dan biasanya dalam kondisi terkunci sehingga peristiwa itu cukup mengejutkan masyarakat.

Ia menambahkan, pihak desa bersama warga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku.

“Kami yakin warga sini tidak mungkin melakukan karena mereka sangat menjaga dan menghormati peninggalan sejarah ini,” katanya.

Selain kereta, sebuah arca di kompleks makam keluarga yang berada tidak jauh dari lokasi juga ditemukan mengalami coretan dengan pola dan warna cat yang serupa. Dugaan sementara, kedua aksi tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama, meski kepastian masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3), Imam Mubarok, menyayangkan peristiwa tersebut. Menurutnya, aksi perusakan terhadap benda bersejarah menjadi peringatan bahwa situs-situs budaya masih rentan terhadap vandalisme.

Ia juga menyoroti belum tersedianya kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi penyimpanan kereta, sehingga proses identifikasi pelaku menjadi lebih sulit.

Di sisi lain, Kapolsek Kandat Iptu Abdul Azis membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan vandalisme tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga dapat membantu proses penyelidikan.

“Anggota sudah di lokasi dan melakukan pengecekan,” ujar Abdul Azis.

Hingga berita ini ditulis, identitas pelaku masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan, sementara pemerintah desa berharap proses pemulihan kereta pusaka dapat segera dilakukan dengan tetap menjaga keaslian dan nilai sejarah benda tersebut.

Tags: kediriKereta BersejarahMbah GleyorVandalisme

Related Posts

Peristiwa

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Meninggal Dunia Usai Pingsan

30/07/2026
Peristiwa

Mulai 1 Agustus, Kendaraan Roda Empat Dilarang Melintas di Puncak Bendungan Lahor

30/07/2026
Peristiwa

Kapolres Kediri Resmi Berganti, AKBP Muhammad Wahyudin Latif Siap Lanjutkan Pengabdian

30/07/2026
Peristiwa

Haji 2027 Diproyeksikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Jemaah Kediri Tak Lagi Lewat Surabaya

30/07/2026
Peristiwa

Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Kota Kediri Naik Drastis, Pedagang Sebut Dipicu Program MBG

29/07/2026
Peristiwa

Dukung Bandara Dhoho, Pemkab Kediri Kebut Penyelesaian Lahan Dua Ruas Tol PSN

29/07/2026
Next Post

Persik Kediri Mulai Panasi Mesin Jelang Super League 2026/2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Patung Macan Putih Balongjeruk Resmi Dilindungi Negara, Kemenkumham Jatim Serahkan Sertifikat Hak Cipta

13/01/2026

Paus Sepanjang 7 Meter Ditemukan Terdampar Tak Bernyawa di Pantai Nglarap Tulungagung

26/09/2025

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 50 Jenazah Santri Al-Khoziny Sidoarjo

11/10/2025

Dukung Timnas! Pemkot Blitar Gelar Nobar Kualifikasi Piala Dunia 2026

08/10/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO