BLITAR – Pengendara sepeda motor harus mendapat perawatan setelah tertimpa cabang pohon beringin yang roboh di sisi utara Alun-Alun Kota Blitar, Selasa (11/8/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Semeru sekitar pukul 08.30 WIB saat korban sedang melintas menggunakan sepeda motor.
Korban diketahui bernama Imam Mustofa, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Saat melintas di jalan tersebut, tiba-tiba cabang pohon beringin patah dan jatuh ke arah badan jalan hingga mengenai korban.
Akibat kejadian itu, Imam mengalami luka dan langsung mendapat pertolongan. Korban kemudian dibawa ke RS Aminah Kota Blitar untuk menjalani perawatan.
Kepala BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan korban dalam kondisi sadar saat mendapat penanganan medis.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Korban dalam kondisi sadar,” kata Agus.
Cabang pohon yang roboh memiliki ukuran cukup besar. Diameternya diperkirakan mencapai sekitar 30 sentimeter dengan panjang sekitar 10 meter. Material pohon tersebut kemudian menutup sebagian area jalan di sekitar Alun-Alun Kota Blitar.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, cabang pohon tersebut diduga telah mengalami pelapukan sebelum akhirnya patah. Dugaan itu muncul karena saat kejadian kondisi cuaca tidak disertai angin kencang.
Agus mengatakan cabang tersebut tiba-tiba roboh ketika ada warga yang sedang melintas di bawahnya.
“Saat batang roboh kebetulan ada warga yang melintas dan tertimpa di lokasi,” ujarnya.
Selain menyebabkan pengendara terluka, kejadian tersebut juga mengakibatkan sepeda motor milik Imam mengalami kerusakan. Bagian depan kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa cabang pohon.
Pemerintah Kota Blitar kemudian mengambil langkah untuk membantu korban. Wali Kota Blitar menginstruksikan agar biaya pengobatan Imam selama menjalani perawatan di rumah sakit ditanggung oleh Pemkot Blitar.
“Wali Kota sudah menginstruksikan agar pengobatan untuk korban ditanggung Pemkot Blitar,” kata Agus.
Sementara untuk kerusakan sepeda motor, BPBD Kota Blitar masih berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Koordinasi dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya bantuan perbaikan kendaraan korban.
“Untuk kerusakan kendaraan korban masih kami koordinasikan dengan OPD terkait. Apakah nanti juga ada bantuan perbaikan untuk kendaraan korban,” ujarnya.
Setelah kejadian, petugas langsung melakukan penanganan terhadap cabang pohon yang roboh. Evakuasi dilakukan agar material pohon tidak kembali membahayakan pengguna jalan sekaligus supaya aktivitas lalu lintas di sekitar Alun-Alun Kota Blitar dapat kembali berjalan.















