Senin, Juni 15, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Tutup Tanam Garda Tebu Nusantara di Kediri, Kementan Andalkan Panjalu untuk Percepat Swasembada Gula

redaksi by redaksi
15/06/2026
in Peristiwa
0

Kediri – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat upaya percepatan swasembada gula nasional melalui penyediaan benih tebu unggul bersertifikat. Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan tutup tanam Program Garda Tebu Nusantara di Kebun Benih Datar (KBD) tebu varietas Panjalu yang berlokasi di Dusun Swallow, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (15/6/2026).

Baca Juga :

Jelang Muktamar NU 2026, Gus Salam Diklaim Penuhi Syarat Kaderisasi Calon Ketua Umum PBNU

Kemensos Puji Mas Dhito, SMA Boarding School Kediri Cetak Prestasi Tertinggi Masuk PTN

Kegiatan yang melibatkan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, PT Embah Cacing, pemerintah desa, dan petani setempat itu dilakukan pada lahan seluas 220 hektare. Areal tersebut akan menjadi sumber benih tebu unggul untuk mendukung pengembangan tebu rakyat sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan nasional.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Perbenihan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan, Firman Mantau, mengatakan benih unggul merupakan fondasi utama dalam pembangunan sektor pertanian, termasuk untuk komoditas tebu.

“Seluruh kegiatan pertanian harus diawali dengan benih yang unggul dan bersertifikat. Karena itu pemerintah membangun Kebun Benih Datar agar petani memperoleh benih yang kualitasnya terjamin,” ujar Firman.

Menurutnya, benih yang dikembangkan dalam program tersebut berasal dari sistem perbenihan berjenjang sehingga kualitas genetik dan kesehatannya tetap terjaga sebelum disalurkan kepada petani.

Firman menjelaskan, varietas Panjalu dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari pertumbuhan yang baik, batang yang kokoh, hingga potensi rendemen yang lebih tinggi dibandingkan beberapa varietas yang umum dibudidayakan petani. Varietas tersebut juga telah melalui berbagai uji adaptasi di sejumlah daerah dan menunjukkan performa yang menjanjikan. Temuan serupa mengenai potensi Panjalu sebagai varietas unggul untuk mendukung peningkatan produktivitas tebu juga mengemuka dalam berbagai program pengembangan tebu di Jawa Timur.

“Varietas Panjalu berasal dari Kediri dan memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi gula nasional,” katanya.

Selain penyediaan benih unggul, Firman menegaskan keberhasilan program swasembada gula juga bergantung pada penerapan budidaya yang baik di tingkat petani, termasuk pemeliharaan tanaman dan pemupukan sesuai standar Good Agricultural Practices (GAP).

Sementara itu, Direktur Utama PT Embah Cacing, Abdul Kholiq, mengatakan pihaknya berperan sebagai mitra pelaksana dengan memberikan dukungan pembiayaan dan pendampingan kegiatan di lapangan.

“Kami mendukung dari sisi finansial agar pelaksanaan program berjalan lancar. Pengembangan benih dilakukan sesuai arahan dan standar yang ditetapkan Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Kholiq menilai Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk pengembangan tebu karena didukung kondisi lahan yang sesuai serta sistem pengairan yang relatif baik. Selain meningkatkan produksi gula, program tersebut juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja.

Ia menambahkan, varietas Panjalu merupakan salah satu varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi serta lebih tahan terhadap sejumlah penyakit tanaman tebu. Beberapa laporan pengembangan tebu di Jawa Timur juga menyebutkan Panjalu memiliki potensi produktivitas tinggi dan toleransi yang baik terhadap kondisi lingkungan tertentu.

Kementan menargetkan pengembangan tebu nasional mencapai puluhan ribu hektare pada 2026. Jawa Timur menjadi salah satu daerah prioritas karena merupakan sentra produksi gula nasional. Program percepatan pengembangan tebu, termasuk peremajaan tanaman dan penggunaan varietas unggul, menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengejar target swasembada gula.

Melalui Program Garda Tebu Nusantara dan pengembangan varietas Panjalu, pemerintah berharap produktivitas tebu nasional terus meningkat sehingga ketergantungan terhadap impor gula dapat ditekan secara bertahap.

Tags: kediriKementanSwasembada GulaTanam TebuTebu Nusantara

Related Posts

Peristiwa

Jelang Muktamar NU 2026, Gus Salam Diklaim Penuhi Syarat Kaderisasi Calon Ketua Umum PBNU

15/06/2026
Peristiwa

Kemensos Puji Mas Dhito, SMA Boarding School Kediri Cetak Prestasi Tertinggi Masuk PTN

14/06/2026
Peristiwa

Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita

14/06/2026
Peristiwa

Imigrasi Blitar Buka Layanan Paspor Simpatik di CFD, Warga Bisa Urus Paspor pada Akhir Pekan

14/06/2026
Peristiwa

NU NTT Hadapi Tantangan Berat, Gus Salam Dorong Penguatan Pesantren dan Rekonsiliasi Nasional

12/06/2026
Peristiwa

Sports Week UNISKA x DBL Academy Resmi Dibuka, 99 Tim Ramaikan Kompetisi Basket 3×3 di Kediri

11/06/2026
Next Post

Persik Kediri Resmi Lepas Rodrigo Dias, Akhiri Kebersamaan Setelah 15 Penampilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Mbak Wali Beri Arahan Satgas PPA, Tekankan Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

16/05/2025

Tragis, Pria di Surabaya Diduga Tewas Dimangsa Anjing Peliharaan Sendiri

12/04/2025

Brigpol Putra Kembali dari Misi PBB, Kapolres Kediri Kota Sambut dengan Penuh Kebanggaan

18/11/2025

Aksi Bullying Sekelompok Remaja Putri di Alas Maliran Blitar Viral di Media Sosial

26/04/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO