Kediri, Kabarutama – Komitmen Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam meningkatkan sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Kediri terus berlanjut. Tak hanya melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), pada 2026 ini Pemerintah Kabupaten Kediri juga melakukan rehabilitasi Stadion Canda Bhirawa Pare.
“Selain melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati, tahun ini kita juga melakukan rehab Stadion Canda Bhirawa,” kata Mas Dhito, Rabu (26/8).
Rehabilitasi Stadion Canda Bhirawa difokuskan pada perbaikan jogging track. Dengan adanya peningkatan fasilitas tersebut, stadion yang berada di Kecamatan Pare itu diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga masyarakat, khususnya bagi warga Pare dan sekitarnya.
Proyek rehabilitasi jogging track tersebut telah melalui proses tender dengan nilai kontrak sebesar Rp2,4 miliar. Sesuai kontrak, pekerjaan dimulai pada 24 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 7 Desember 2026.
“Dengan kegiatan rehab ini, kita berharap fasilitas olahraga di Kabupaten Kediri menjadi semakin representatif, baik untuk kegiatan pembinaan atlet maupun kegiatan olahraga masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menambahkan bahwa pekerjaan rehabilitasi tidak hanya mencakup jogging track.
Tepi lapangan Stadion Canda Bhirawa juga akan dilengkapi saluran drainase keliling menggunakan U Ditch. Pembangunan drainase tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
“Supaya tidak terjadi genangan saat musim hujan, kita buatkan saluran keliling untuk pembuangan air,” tambahnya.
Sementara itu, pembangunan Stadion GDJ yang berada di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, pada 2026 memasuki tahap ketiga. Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan konstruksi rangka dan penutup atap stadion.
















