Minggu, September 6, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Karhutla Gunung Wilis Merembet ke Kediri, Jalur Pendakian Bukit Tembelang Ditutup

redaksi by redaksi
05/09/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Pemerintah Kabupaten Kediri menutup sementara jalur pendakian Bukit Tembelang di Kawasan Wisata Besuki, Kecamatan Mojo, mulai Sabtu (5/9/2026). Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Wilis yang merembet dari wilayah Kabupaten Nganjuk menuju hutan di Kabupaten Kediri.

Baca Juga :

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Dhoho Kediri, Dua Penerbangan Jakarta-Kediri Dibatalkan

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

Penutupan hanya diberlakukan pada jalur pendakian menuju Puncak Tembelang. Sementara itu, Kawasan Wisata Besuki secara keseluruhan masih tetap dibuka.

Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Husni Mubarok, mengatakan penutupan dilakukan karena adanya kekhawatiran api bergerak ke arah Puncak Tembelang.

“Kalau di wilayah Mojo itu sebenarnya masih di seberangnya Puncak Tembelang. Kita antisipasi khawatir ada merembet ke arah Puncak Tembelang yang masih di wilayah kita,” kata Husni saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Husni, jalur pendakian akan ditutup hingga kondisi kawasan dinyatakan kondusif dan aman bagi masyarakat maupun pendaki. Belum ada batas waktu pasti terkait pembukaan kembali jalur tersebut.

“Jadi kita tutup sementara sampai batas waktu yang tidak tentu,” ujarnya.

Untuk memastikan kebijakan tersebut dipatuhi, Disparbud Kediri menyiagakan petugas di sejumlah titik. Informasi mengenai penutupan juga dipasang di depan loket Kawasan Wisata Besuki serta pintu masuk jalur pendakian.

Petugas akan berjaga untuk memberikan informasi sekaligus mencegah pengunjung yang nekat menuju Puncak Tembelang maupun Puncak Cemoro melalui jalur tersebut.

Pengumuman penutupan juga akan disebarluaskan melalui media sosial agar dapat diketahui masyarakat dan calon pendaki.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri terus memantau perkembangan karhutla yang merembet dari kawasan hutan RPH Bajulan BKPH Pace, Kabupaten Nganjuk, menuju kawasan hutan di Kabupaten Kediri.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, berdasarkan pemantauan terakhir, kebakaran telah masuk ke kawasan RPH Parang BKPH Kediri KPH Kediri di Desa Joho, Kecamatan Semen.

Kebakaran diketahui merembet ke wilayah Kediri pada 31 Agustus 2026 sekitar pukul 05.30 WIB. Untuk titik di Petak 109 RPH Parang, api berdasarkan pemantauan terakhir telah padam.

Petak 109 tersebut memiliki luas sekitar enam hektare. Namun, BPBD belum dapat memastikan luas lahan yang terbakar karena pemantauan di lapangan masih dilakukan.

Selain Petak 109, petugas juga memantau Petak 144 RPH Kanyoran. Di lokasi itu, sebagian besar kawasan masih terbakar dengan luasan terdampak diperkirakan sekitar lima hektare.

Ariyanto mengatakan petugas berharap api dapat dipadamkan sebelum mencapai Gunung Gansang. Vegetasi yang masih hijau dan adanya aliran sungai di sekitar lokasi diharapkan dapat menghambat pergerakan api.

“Vegetasinya masih hijau, kemudian di kontur lokasi juga ada aliran sungai. Harapannya api bisa terputus di situ,” jelas Ariyanto.

Pemantauan karhutla tidak mudah dilakukan karena lokasi kebakaran berada jauh dari permukiman dan memiliki medan yang terjal.

Dari kawasan Kelir, petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai Taman Kelir sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik api. Sementara untuk mencapai titik kebakaran dengan berjalan kaki, waktu tempuh bisa mencapai sekitar empat jam.

Petugas juga harus membawa perbekalan lengkap dan memahami jalur menuju lokasi.

Lebih dari 10 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi apabila api kembali meluas. Sejumlah petugas bahkan harus bermalam selama dua malam di kawasan hutan untuk memastikan perkembangan kebakaran tetap terpantau.

BPBD juga telah menggunakan drone untuk membantu pemantauan. Namun, upaya tersebut belum maksimal karena terkendala angin kencang dan keterbatasan daya baterai.

Terkait penyebab kebakaran, BPBD menduga karhutla dipicu aktivitas manusia. Salah satu dugaan berkaitan dengan aktivitas berburu dengan cara membakar serasah hutan maupun mencari sarang lebah madu menggunakan oncor atau obor.

Api diduga kemudian menyambar serasah kering dan menjalar ke kawasan hutan lainnya. Meski demikian, pemantauan dan koordinasi dengan Perhutani serta pihak terkait masih terus dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Masyarakat dan calon pendaki diminta mematuhi penutupan sementara jalur pendakian Bukit Tembelang demi keselamatan. Jalur tersebut akan dibuka kembali setelah kondisi dinyatakan aman dan terdapat pemberitahuan resmi dari pihak berwenang.

Tags: Bukit Tembelang DitutupGunung WilisJalur PendakianKarhutlakediri

Related Posts

Peristiwa

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Dhoho Kediri, Dua Penerbangan Jakarta-Kediri Dibatalkan

06/09/2026
Peristiwa

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

05/09/2026
Peristiwa

BRI Kediri Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Proses PHK Oknum Pekerja

05/09/2026
Peristiwa

DPRD Kediri Dukung Bandara Dhoho Jadi Embarkasi Haji 2027, Berharap Pangkas Waktu Perjalanan Jamaah

04/09/2026
Peristiwa

SYIAR 2026 Resmi Digelar, Bank Indonesia Dorong UMKM Halal Mataraman Go Digital

04/09/2026
Peristiwa

Kredit Fiktif Rp1,3 Miliar di BRI Pasar Paing Dibongkar, Mantri dan Dua Nasabah Jadi Tersangka

04/09/2026
Next Post

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Dhoho Kediri, Dua Penerbangan Jakarta-Kediri Dibatalkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kembali Raih Prestasi, Dua Atlet Sasana Mega Boxing Kota Blitar Sumbang 2 Medali Perak di POMNAS XIX 2025.

24/09/2025

Tinjau Pemkab Kediri, Kapolda Jatim: Jaga Kondusivitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Bijak

04/09/2025

Lakukan 5 Hal Ini Agar Tidak Terjangkit Demam Berdarah

27/05/2025

Dua Pelaku Penganiaya Santri di Kediri Divonis 6,6 Tahun Penjara

28/03/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO