Selasa, Mei 12, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Ekonomi Bisnis

Perjuangan Perempuan Indonesia di Tengah Keterbatasan, PNM Mekaar Jadi Harapan Baru

redaksi by redaksi
26/03/2026
in Ekonomi Bisnis
0

kabarutama.co – Air mata Triyulianti tak pernah kering setiap kali ia mengingat empat anaknya yang masih kecil. Ekonomi keluarga yang pas pasan memaksanya menguatkan hati, menjemput rezeki di jalanan sebagai pengemudi ojek motor online (Ojol).

“Setiap hari saya harus meninggalkan anak saya yang masih umur tiga bulan,” ujarnya lirih di balik helm dan jaket hijaunya.

Baca Juga :

Safari Kisah Kak David Ramaikan Madiun, KAI Daop 7 Gaungkan Keselamatan “BERTEMAN” untuk Anak-anak

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Komunitas Railfans Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

Triyulianti bukan satu-satunya perempuan yang berjuang di tengah keterbatasan. Ada Novi, seorang pengemudi taksi yang menyusuri jalanan ibu kota dari subuh hingga larut malam demi membesarkan anak semata wayangnya.

“Apa pun akan saya lakukan untuk anak saya,” katanya dengan suara bergetar, sebuah tekad yang lahir dari pengalaman hidup yang keras.

Triyulianti dan Novi adalah wajah dari jutaan perempuan Indonesia yang memanggul beban ekonomi keluarga. Menjadi ibu sekaligus ayah, menopang penghasilan suami yang tak menentu, bahkan menghidupi orang tua dan saudara. Mereka bekerja bukan sekadar untuk bertahan hidup, melainkan untuk memberi harapan di tengah keterbatasan.

Ketika Perjuangan Perempuan Bertemu Jalan Baru

Di tengah jalan terjal perempuan-perempuan prasejahtera, hadir sebuah institusi yang membuka ruang bagi kemandirian, yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Dengan mandat memberdayakan pelaku ultra mikro, PNM menjalankan visi untuk menghadirkan akses permodalan, pendampingan usaha, serta pemberdayaan perempuan prasejahtera. Program unggulannya, PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), menjadi ekosistem yang bukan hanya meminjamkan modal, tetapi juga menguatkan karakter dan kapasitas usaha perempuan.

PNM memberikan pendampingan usaha secara mingguan sebagai bentuk komitmen agar pemberdayaan berjalan efektif dan tepat sasaran, memberi pembiayaan tanpa agunan untuk perempuan prasejahtera yang ingin memulai atau mengembangkan usaha, serta memberi pelatihan literasi keuangan, manajemen usaha, hingga pengembangan keterampilan wirausaha.

Selain pembiayaan tanpa agunan dan pendampingan rutin, program Mekaar dijalankan dengan mekanisme kelompok kecil (tanggung renteng) yang menjadi fondasi utama pemberdayaan di PNM. Setiap nasabah tergabung dalam kelompok yang terdiri dari minimal 10 perempuan dalam satu lingkungan yang sama, dan seluruh proses pembiayaan dilakukan secara kolektif.

Kelompok ini bukan hanya wadah administrasi, tetapi juga sistem dukungan sosial. Ketika salah satu anggota menghadapi kendala dalam usaha atau pembayaran, anggota kelompok lainnya ikut membantu, dipandu oleh ketua kelompok dan Account Officer (AO) PNM yang mendampingi mereka setiap minggu. Model ini dikenal sebagai group lending atau tanggung renteng, yang terbukti efektif menumbuhkan disiplin, solidaritas, dan ketahanan usaha perempuan prasejahtera.

Dalam skema Mekaar Syariah, pembiayaan dilakukan menggunakan prinsip-prinsip syariah tanpa bunga, dengan akad seperti murabahah, wakalah, dan wadiah, sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional MUI. Meski berbeda akad, pola kelompok dan pendampingan mingguannya tetap sama, memastikan para perempuan mendapatkan modal sekaligus pembinaan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan kehadiran PNM telah menjadi jalan baru bagi jutaan perempuan Indonesia untuk berdaya. Selama 26 tahun, PNM telah menjalankan mandat negara untuk menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan kepada masyarakat prasejahtera.

“Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia, khususnya prasejahtera,” kata Arief Mulyadi, Selasa, 24 Maret 2026.

Dalam forum internasional, EVP Pengembangan & Jasa Manajemen PNM, Razaq Manan Ahmad menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah inti dari strategi pembangunan berkelanjutan PNM.

“Stronger the women, stronger the nation. Perempuan merupakan motor penggerak utama dalam menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial,” katanya.

Ia juga menegaskan bagaimana program Mekaar membekali perempuan dengan bukan hanya modal, tetapi juga pengetahuan.

“73% pembiayaan yang disalurkan oleh PNM berbasis syariah. Kami bekali nasabah dengan pendampingan usaha dan pemberdayaan agar mereka mampu maju lebih terarah dan memberi dampak yang lebih besar bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Hingga Februari 2026, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro, dan menjangkau 60.250 desa/kelurahan di seluruh Indonesia.

Program ini telah berkembang menjadi salah satu lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia, bahkan melampaui berbagai institusi mikrofinansial global lainnya. (*)

Tags: Jadi Harapan BaruPerjuangan Perempuan Indonesia di Tengah KeterbatasanPNM Mekaar

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Safari Kisah Kak David Ramaikan Madiun, KAI Daop 7 Gaungkan Keselamatan “BERTEMAN” untuk Anak-anak

09/05/2026
Ekonomi Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Komunitas Railfans Kampanyekan Anti Pelecehan Seksual

09/05/2026
Ekonomi Bisnis

Edukasi Keselamatan Sejak Dini, KAI Daop 7 Madiun Libatkan Ratusan Pelajar di Kediri

04/05/2026
Ekonomi Bisnis

Lonjakan Penumpang May Day 2026, Belasan Ribu Padati Stasiun di Daop 7 Madiun

02/05/2026
Ekonomi Bisnis

Perlintasan KA Masih Rawan, Daop 7 Madiun Catat 20 Insiden Awal 2026

02/05/2026
Ekonomi Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Genjot Bisnis Non-Angkutan, Hadirkan Lounge dan Optimalisasi Aset Stasiun

01/05/2026
Next Post

Ledakan Pembeli Momentum Lebaran, Omzet Tahu Kediri Melejit Hingga 3 Kali Lipat

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Walikota Resmikan Pabrik Rokok Kian Jaya, Dorong Pertumbuhan Industri di Kota Blitar

27/11/2025

Donasi Warga Kediri Tembus Ratusan Juta, Bantuan Mulai Diberangkatkan ke Sumatra

03/12/2025

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Optimis Kepemimpinan Mbak Vinanda dan Gus Qowim Bawa Kota Kediri Semakin Baik

05/03/2025

Polres Kediri Kota Laksanakan Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Senjata Api Dinas

06/10/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO