Kediri, Kabarutama – Polres Kediri terus memperkuat komitmennya dalam menjaga integritas dan profesionalitas personel, khususnya anggota yang bertugas dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Sebagai langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal, seluruh personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kediri menjalani tes urine di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Rabu (2/9/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk memastikan seluruh personel Satresnarkoba terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Pelaksanaan tes urine turut diawasi oleh Propam Polres Kediri. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemeriksaan berlangsung secara transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkotika.
Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif melalui Kasat Resnarkoba Polres Kediri AKP Sujarno mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan personel, khususnya yang menangani perkara narkotika, memiliki integritas dan tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine ini merupakan salah satu bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan. Kami ingin memastikan seluruh personel Satresnarkoba tetap profesional, berintegritas, dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar AKP Sujarno.
Ia menambahkan, pemeriksaan semacam ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Menurutnya, personel yang bertugas memberantas peredaran narkotika harus mampu menjadi teladan dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan seluruhnya negatif. Kami akan terus melakukan pengawasan dan langkah-langkah pencegahan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Polres Kediri menegaskan akan terus menjaga disiplin dan integritas seluruh personel. Pengawasan internal juga akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mewujudkan personel Polri yang profesional, presisi, dan dipercaya masyarakat.















