Nganjuk, Kabarutama – Pemerintah memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang musim kemarau. Melalui Perum BULOG bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Bantuan Pangan Beras Tahap III kembali disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh total 30 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan, Oktober hingga Desember 2026.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, serta Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho. Bantuan diserahkan secara langsung kepada masyarakat di Desa Kwagean, Kabupaten Nganjuk.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan hingga akhir tahun 2026.
Di Desa Kwagean, sebanyak 542 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan alokasi bantuan beras dengan total mencapai 16.260 kilogram atau 16,26 ton.
Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras yang merupakan akumulasi alokasi selama tiga bulan. Dengan penyaluran sekaligus tersebut, keluarga penerima diharapkan memiliki dukungan persediaan beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga penghujung tahun.
Penyaluran di Desa Kwagean menjadi bagian dari pelaksanaan program Bantuan Pangan Beras Tahap III yang dilakukan secara bertahap untuk menjangkau masyarakat penerima manfaat di berbagai wilayah Jawa Timur.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberlanjutan bantuan pangan penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama ketika produksi beras berpotensi menghadapi tekanan akibat kondisi cuaca.
“Karena tiga bulan ke depan musim kemarau, produksi padi cenderung mengalami penurunan. Untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangannya, pemerintah telah menetapkan penyaluran bantuan pangan beras bagi masyarakat desil 1 hingga 4,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menyebutkan, setiap penerima akan memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, dengan sasaran mencapai 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai hampir satu juta ton beras.
Program ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan perlindungan bagi keluarga yang membutuhkan di tengah potensi tekanan terhadap produksi pangan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho menyatakan kesiapan BULOG dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan di seluruh wilayah Jawa Timur.
Menurutnya, kesiapan stok beras, pengelolaan logistik, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang berhak.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses penyaluran bantuan pangan berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan beras di gudang hingga diterima oleh masyarakat yang berhak. Melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait, kami terus mengoptimalkan distribusi agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” kata Langgeng.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan beras sehari-hari.
Penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap III menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan beras keluarga penerima manfaat, program ini diharapkan memberikan kepastian dukungan pangan selama periode Oktober hingga Desember 2026.
Perum BULOG menyatakan akan terus mengoptimalkan pelaksanaan penugasan pemerintah melalui kesiapan stok, penguatan distribusi, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan penyaluran yang terencana dan terkoordinasi, bantuan pangan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional hingga akhir tahun.















