TRENGGALEK – Kegiatan Pramuka di Kabupaten Trenggalek berakhir duka. Seorang pelajar putra SMA Islam Watulimo, berinisial LFNH (17), meninggal dunia setelah terpeleset dan tenggelam di Sungai Sawah Kentung, Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (6/9/2026).
Kepala SPK Polsek Watulimo, Polres Trenggalek, Aiptu Setyo mengatakan, korban saat kejadian tengah mengikuti kegiatan Pramuka berupa perkemahan penerimaan tamu ambalan dan pelantikan penegak bantara.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026. “Korban mengikuti kegiatan Pramuka. Pada hari terakhir, korban bersama satu regu melakukan penjelajahan,” kata Aiptu Setyo.
Dalam kegiatan penjelajahan tersebut, korban bersama satu regu yang beranggotakan 12 siswa berjalan hingga tiba di kawasan Sungai Sawah Kentung. Di lokasi tersebut, kedalaman sungai diperkirakan mencapai sekitar tiga meter.
Saat berada di sungai, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam air. Sejumlah teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, korban tidak berhasil diselamatkan.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Watulimo. Petugas bersama warga mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi korban.
Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian menjalani pemeriksaan awal. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.
Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga korban serta lingkungan sekolah, khususnya peserta kegiatan Pramuka yang mengikuti rangkaian perkemahan dan penjelajahan tersebut.
















