Kediri – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Roro didampingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengunjungi Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo, Kamis (17/7). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau aktivitas pasar sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi perdagangan di pasar induk tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri Ferry Djatmiko dalam laporannya menjelaskan kondisi Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo, mulai dari asal komoditas hingga tujuan distribusi ke berbagai daerah.
Pasar ini menjadi pusat distribusi buah dan sayur di Kediri dengan pasokan langsung dari Malang, Blitar, dan wilayah sekitar, sehingga harga yang ditawarkan relatif lebih murah.
Wamendag Roro mengapresiasi aktivitas Pasar Grosir Ngronggo yang tetap ramai sejak pagi hingga sore, menjadikannya salah satu jantung perekonomian di Jawa Timur. Ia juga memuji kebersihan dan kerapian pasar yang telah dijaga dengan baik.
“Selain rapi dan bersih, pasar juga harus merespons preferensi masyarakat saat ini. Untuk memajukan pasar, pedagang dapat menyediakan pilihan pembayaran QRIS agar pembeli tidak perlu membawa uang tunai banyak, dan penjual lebih mudah mencatat transaksi. Penjual juga dapat menyediakan opsi belanja daring,” ujar Roro.
Roro menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain serta pemerintah daerah melalui dinas perdagangan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi di seluruh wilayah.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 17 Juli 2025, harga barang kebutuhan pokok secara nasional cenderung stabil dibandingkan bulan lalu.
Sejumlah komoditas seperti minyak goreng kemasan, daging sapi, telur ayam ras, dan terigu masih stabil, sedangkan komoditas seperti MINYAKITA, bawang putih, dan gula pasir tercatat mengalami penurunan harga. Sementara itu, beras medium, daging ayam ras, dan bawang merah mengalami kenaikan harga akibat faktor produksi, konsumsi, dan pengaruh musim.
Sebagai informasi, Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo berdiri di atas lahan seluas 31 ribu meter persegi, mampu menampung 346 kios dan 222 pelataran untuk aktivitas perdagangan skala besar buah dan sayur. Pasar ini menjadi tumpuan pasokan buah dan sayur untuk wilayah Kediri dan sekitarnya.















