Kediri — Perum BULOG Kantor Cabang Kediri memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 14 bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan menyusul meningkatnya cadangan beras yang tersimpan di sejumlah gudang milik BULOG.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan saat ini stok beras yang tersedia mencapai 82.830 ton yang tersebar di seluruh kompleks pergudangan.
“Saat ini stok beras yang kami miliki sebesar 82.830 ton setara beras yang tersebar di seluruh kompleks pergudangan Kantor Cabang Kediri,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Ia menambahkan, jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring dengan upaya penyerapan gabah petani yang dilakukan secara berkelanjutan. Hingga saat ini, BULOG Kediri telah menyerap gabah petani sebanyak 78.247.777 kilogram sejak Januari 2026.
Menurut Harisun, ketersediaan stok tersebut menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan terjadi mulai April hingga akhir tahun. Fenomena ini berpotensi menyebabkan kemarau panjang dan kekeringan yang dapat mengganggu produksi pangan.
“Jika hal ini sampai terjadi maka dapat mengancam produksi pangan, namun dengan stok yang kami miliki, masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan beras sangat aman,” katanya.
Lebih lanjut, Harisun menegaskan bahwa capaian stok beras tersebut merupakan hasil sinergi antara BULOG dengan petani, mitra penggilingan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam penyerapan hasil panen.
Untuk menjaga kualitas beras yang tersimpan, BULOG menerapkan Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT) yang dilengkapi dengan standar operasional prosedur, seperti pemantauan rutin dan fumigasi.
Dengan langkah tersebut, BULOG Kediri optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan dan kualitas beras, sekaligus mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.















