Rabu, Juli 15, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Banyak Siswa SMP di Kediri Nekat Naik Motor Tanpa SIM, Mas Dhito: Keselamatan Harus Jadi Prioritas

redaksi by redaksi
13/07/2026
in Peristiwa
0

Kediri, kabarutama – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyoroti masih banyaknya siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor meski belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca Juga :

Dua Kebakaran Beruntun Guncang Kediri, Kerugian Tembus Rp1 Milyar

Miris! Miras Dijual Bebas di Karnaval Sound Horeg Blitar

Temuan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Mas Dhito saat meninjau pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Ngasem, Kabupaten Kediri, Senin (13/7/2026).

Dalam dialog bersama para siswa, Mas Dhito mengaku mendapati cukup banyak peserta didik yang datang ke sekolah mengendarai sepeda motor. Menurutnya, kondisi itu menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan anak.

“Yang pertama adalah penggunaan kendaraan bermotor yang digunakan oleh siswa-siswi di bawah umur. Jadi belum punya SIM, belum boleh bawa motor, sudah bawa motor. Dan rata-rata nggak pakai helm,” ujarnya.

Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh sekolah saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan orang tua agar keselamatan peserta didik menjadi prioritas.

Selain persoalan keselamatan berlalu lintas, Mas Dhito juga memastikan tidak ada siswa yang terkendala memperoleh seragam sekolah karena alasan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Kediri, kata dia, siap memberikan bantuan seragam gratis bagi siswa yang membutuhkan.

“Tadi saya tanya, kalau ada yang keberatan silakan mengajukan keberatan dan kita berikan gratis,” katanya.

Mas Dhito menegaskan tidak ingin ada peserta didik jenjang PAUD hingga SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah gagal atau terkendala mengikuti pendidikan hanya karena tidak mampu membeli seragam sekolah. Ia juga meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan pungutan yang tidak semestinya di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito mengingatkan peserta didik baru untuk rajin belajar, menggunakan gawai secara bijak, menghormati orang tua, serta menghindari segala bentuk perundungan.

“Stop untuk tidak melakukan bullying. Saya menjelaskan bahwa bullying itu tidak hanya fisik, tapi verbal itu juga bagian dari bullying,” tegasnya.

Menurut Mas Dhito, lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan harus dibangun sejak hari pertama MPLS agar peserta didik dapat belajar dengan tenang.

Ia juga menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri. Selain mengembangkan sekolah unggulan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar setiap tahun untuk program beasiswa.

“Ya karena saya percaya sampai dengan hari ini bahwa untuk memutus mata rantai kemiskinan, paling cepat itu adalah dengan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Bupati dengan memperkuat pengawasan selama pelaksanaan MPLS.

Menurut Muhsin, seluruh sekolah diminta memastikan MPLS berlangsung ramah anak, tanpa perploncoan, bullying, maupun pungutan dalam bentuk apa pun.

“MPLS yang ramah ya artinya tidak ada perploncoan, tidak ada bullying, tidak boleh. Kemudian juga tidak boleh ada iuran apa pun terkait MPLS,” katanya.

Tags: kediriMas DhitoMPLS 2026Siswa SMP

Related Posts

Peristiwa

Dua Kebakaran Beruntun Guncang Kediri, Kerugian Tembus Rp1 Milyar

13/07/2026
Peristiwa

Miris! Miras Dijual Bebas di Karnaval Sound Horeg Blitar

13/07/2026
Peristiwa

Beasiswa Rp30 Miliar Kabupaten Kediri Diserbu Pendaftar, Verifikasi Lapangan Pastikan Tepat Sasaran

13/07/2026
Peristiwa

Truk Box Tabrak Portal Jembatan Kereta di Nganjuk, Ini Imbauan KAI bagi Pengemudi

11/07/2026
Peristiwa

Diduga Diracun, 196 Koloni Lebah Peternak Kediri Musnah di Pati

10/07/2026
Peristiwa

Pascainsiden JPL 103 Bagor, KAI Daop 7 Madiun Datangi Keluarga Korban

10/07/2026
Next Post

Miris! Miras Dijual Bebas di Karnaval Sound Horeg Blitar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kapolres Kediri Kota Beri Pesan Kamtibmas Menjelang Lebaran, Pastikan Keamanan Selama Mudik!

30/03/2025

Gertek 2026, Mas Dhito Hadirkan Teknologi Pertanian Terbaru untuk Petani

08/07/2026

Kejari Kabupaten Kediri dan BRI Pare Gelar Gerakan Pasar Murah, Wujud Kepedulian dan Dukungan Ketahanan Pangan

19/12/2025

Mas Dhito Tegas Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Sebut Ancaman bagi Demokrasi

12/01/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO