Kediri – Universitas Islam Kadiri resmi membuka Sports Week UNISKA x DBL Academy 3×3 Competition di UNISKA Center, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-43 UNISKA sekaligus upaya mendorong pembinaan olahraga, khususnya bola basket, bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi UNISKA Kediri dengan DBL Academy dan didukung sejumlah organisasi olahraga, di antaranya PERBASI Jawa Timur, PERBASI Kota Kediri, serta KONI Kota Kediri.
Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan olahraga, mulai dari dance, pencak silat, drumband, hingga School Trip Basketball Clinic yang melibatkan ratusan anak. Acara juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara UNISKA dan sejumlah organisasi olahraga di wilayah Kediri.
Hadir dalam kegiatan tersebut CEO dan Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, Ketua Umum DPD PERBASI Jawa Timur Grace Evi Ekawati, Ketua PERBASI Kota Kediri Andy Djunaidi, serta jajaran pimpinan organisasi olahraga lainnya.
Dalam sesi wawancara, Azrul Ananda mengatakan salah satu tantangan yang selama ini dihadapi dalam pengembangan bola basket adalah keterbatasan fasilitas olahraga yang memadai. Menurut dia, keberadaan UNISKA Center menjadi tambahan sarana penting bagi masyarakat Kediri.
“UNISKA membangun fasilitas sebagus ini dan bisa digunakan untuk olahraga. Tentu ini sangat bermanfaat. Kediri sekarang punya opsi baru untuk berbagai jenis olahraga,” kata Azrul.
Ia menambahkan, pengenalan olahraga basket sejak usia dini penting untuk membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya belajar teknik bermain basket, tetapi juga nilai sportivitas, kerja sama, keberanian, dan semangat berprestasi.
Sementara itu, Rektor UNISKA Kediri, Bambang Yulianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan UNISKA Center untuk kegiatan olahraga merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami karena gedung UNISKA Center dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-43 UNISKA Kediri,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Grace Evi Ekawati yang akrab disapa Mama Evi menegaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut tidak semata-mata mencari juara. Menurutnya, yang lebih penting adalah memperkenalkan olahraga basket kepada anak-anak dan pelajar sebagai sarana pembinaan karakter dan prestasi.
“Yang terpenting bukan hanya juara, tetapi bagaimana anak-anak mengenal bola basket dan tumbuh menjadi anak-anak Indonesia yang berprestasi,” katanya.
Suasana pembukaan semakin semarak ketika Mama Evi berinteraksi langsung dengan para peserta melalui sesi permainan dan pembagian hadiah. Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian acara berlangsung.
Selain pembukaan kompetisi, UNISKA Kediri juga menandatangani nota kerja sama dengan sejumlah organisasi olahraga, di antaranya Wushu Kota Kediri, FOPI Kota Kediri, PBPI Kabupaten Kediri, AFKOT Kota Kediri, KONI Kota Kediri, PERBASI Kabupaten Kediri, PERBASI Kota Kediri, dan PERBASI Jawa Timur.
Sports Week UNISKA x DBL Academy 3×3 Competition diikuti 99 tim dari berbagai kategori, yakni U14, U16, U18, dan kategori umum untuk putra maupun putri. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026.
Selain pertandingan basket 3×3, panitia juga menggelar Penataran Lisensi C yang terbuka bagi pelatih basket se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan bola basket.
Melalui penyelenggaraan Sports Week UNISKA x DBL Academy, UNISKA Kediri menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif membangun kolaborasi dan pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga.














