BLITAR – Perayaan satu tahun pelaksanaan Car Free Day (CFD) Kota Blitar berlangsung meriah, Minggu pagi, (31/05). Ribuan warga memadati kawasan CFD untuk mengikuti berbagai kegiatan mulai dari senam bersama, hiburan musik, hingga pembagian doorprize dengan hadiah utama berupa sepeda.
Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi masyarakat, CFD juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di area kegiatan.
Salah satu pedagang minuman Rian, mengaku mampu meraih omzet hingga Rp2 juta dalam sekali berjualan saat CFD berlangsung. Ia membuka lapak sejak pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
“Alhamdulillah laris manis, bisa menjual minuman sampai 200 botol selama CFD berlangsung,” ujarnya.
Tidak hanya pedagang minuman, para penjual makanan dan jajanan juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan. Ramainya pengunjung membuat dagangan mereka cepat habis.
“Jualan makanan dan jajanan laris manis, banyak peserta CFD yang membeli dagangan kami,” kata salah seorang pedagang.
Wali Kota Blitar M. Syauqul Muhibbin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas konsistensi pelaksanaan CFD yang kini telah memasuki tahun kedua.
“Kita bersyukur kegiatan CFD sudah berjalan satu tahun,” ujarnya.
Ia juga menyinggung keraguan sejumlah pihak saat program tersebut pertama kali diluncurkan. Menurutnya, saat itu ada yang memprediksi CFD tidak akan bertahan lama. Namun, kenyataannya kegiatan tersebut terus berjalan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Dulu waktu awal berjalan ada yang bilang, ‘Alah Mas Ibin kui paling mlaku ping pindo’. Tapi alhamdulillah sekarang bukan hanya berjalan dua kali, melainkan sudah memasuki tahun kedua. Alhamdulillah tetap konsisten dan masyarakat senang serta bahagia,” ungkapnya.
Perayaan HUT pertama CFD Kota Blitar ini menjadi bukti bahwa program ruang publik bebas kendaraan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan warga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan pendapatan para pelaku UMKM.
















