Selasa, Oktober 13, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Ribuan Warga Puncu-Satak Desak Tambang Ditutup, Ancam Turunkan Alat Berat

redaksi by redaksi
12/10/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Gelombang protes terhadap aktivitas pertambangan di Dusun Darmawulan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, memuncak. Sekitar 2.000 warga Desa Puncu dan Desa Satak mendatangi Kantor Kecamatan Puncu, Senin (12/10/2026), untuk mendesak penghentian operasional tambang PT Empat Pilar yang mereka nilai berdampak pada lingkungan, sumber air, dan kondisi jalan.

Baca Juga :

Meme yang Catut Nama Ponpes Lirboyo Disebut Hoaks, Gus Muid: Kami Siap Tempuh Jalur Hukum

Disambut Pedang Pora dan Reog, Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono Langsung Soroti Narkoba dan Obat Keras

Dalam aksi tersebut, warga melontarkan ultimatum tegas. Mereka meminta aktivitas pertambangan dihentikan dalam waktu 2 x 24 jam. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, massa mengancam akan menghentikan aktivitas tambang secara mandiri hingga membawa turun alat berat.

Aksi ini menjadi bentuk akumulasi keresahan warga terhadap dampak yang mereka rasakan sejak aktivitas pertambangan berlangsung. Warga menilai keberadaan tambang belum memberikan manfaat yang sebanding dengan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal.

Koordinator lapangan aksi, Suwito, mengatakan persoalan ketersediaan air menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Menurutnya, warga yang sebelumnya dapat memanfaatkan sumber air di sekitar tempat tinggal kini harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk sekadar minum dan mandi saja, masyarakat sekarang harus membeli air,” ujar Suwito seusai menyampaikan aspirasi di pendopo Kecamatan Puncu, Senin (12/10/2026).

Selain air bersih, warga menyoroti kondisi jalan di sekitar lokasi pertambangan yang dinilai mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Suwito menegaskan, warga menginginkan penghentian aktivitas pertambangan. Ia juga meminta pemerintah daerah serta dinas terkait di tingkat provinsi turun tangan untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat.

Menurut warga, persoalan tersebut membutuhkan penanganan konkret, bukan sekadar menerima aspirasi. Mereka berharap pemerintah segera mengevaluasi dampak aktivitas tambang, terutama terhadap lingkungan, ketersediaan air bersih, dan infrastruktur jalan.

Menanggapi tuntutan warga, Camat Puncu, Firman Tappa, mengatakan pihak kecamatan telah mendengarkan langsung keluhan masyarakat. Aduan yang disampaikan meliputi dugaan dampak lingkungan, kerusakan jalan, serta persoalan sumber air.

Namun, Firman menjelaskan bahwa kewenangan kecamatan terbatas, khususnya dalam urusan perizinan pertambangan dan penghentian operasional secara permanen.

Meski demikian, pihak kecamatan berencana meneruskan aspirasi warga kepada instansi yang berwenang. Koordinasi juga akan dilakukan untuk mengupayakan penghentian sementara aktivitas tambang di lapangan.

“Kami akan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk paling tidak menghentikan sementara operasional yang ada di lapangan. Ini untuk meredam gejolak di tengah masyarakat,” kata Firman.

Ia menambahkan, pihak kecamatan akan mengupayakan komunikasi lebih lanjut hingga audensi dengan pihak ESDM Provinsi. Sementara itu, keputusan terkait perizinan maupun penghentian permanen berada di luar kewenangan kecamatan.

Firman juga menyebut pihaknya mendengar adanya surat yang telah dikirimkan warga kepada pemerintah provinsi dan DPRD. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara terperinci perkembangan tindak lanjut surat tersebut.

Dalam aksi tersebut, perwakilan warga ditemui oleh Camat Puncu, Satgas Pertambangan Kabupaten Kediri, Satpol PP, Polres Kediri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Puncu.

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya menampung aspirasi masyarakat di tengah tuntutan agar aktivitas pertambangan dihentikan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan langsung dari pihak perusahaan tambang mengenai keluhan warga terkait dampak lingkungan, sumber air, dan kerusakan jalan maupun tuntutan penghentian operasional.

Warga kini menunggu tindak lanjut pemerintah dan instansi berwenang. Mereka berharap persoalan yang disuarakan dalam aksi tersebut segera mendapat penyelesaian konkret, sementara ancaman penghentian aktivitas tambang secara mandiri menjadi tekanan yang perlu direspons melalui langkah terukur dan sesuai kewenangan.

Tags: Demo Warga Puncu SatakkediriPT EPASTambang Ditutup

Related Posts

Peristiwa

Meme yang Catut Nama Ponpes Lirboyo Disebut Hoaks, Gus Muid: Kami Siap Tempuh Jalur Hukum

12/10/2026
Peristiwa

Disambut Pedang Pora dan Reog, Kapolda Jatim Dekananto Eko Purwono Langsung Soroti Narkoba dan Obat Keras

11/10/2026
Peristiwa

Resmi Dilantik, IKA Unair Kediri Siapkan Gebrakan: Dari Sampah hingga Stunting

10/10/2026
Peristiwa

Kecelakaan Truk dan Motor di Gaprang Blitar, Remaja 14 Tahun Meninggal Dunia

10/10/2026
Peristiwa

BULOG Pecah Rekor Serap 4,1 Juta Ton Beras, Kediri Dibebani Target 73 Ribu Ton

09/10/2026
Peristiwa

Urus Pemutakhiran Izin Tinggal, WN Jepang Justru Dideportasi Imigrasi Blitar

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

LavAni Menang Telak di Laga Perdana Final Four, Taklukkan Bank Sumsel 3-0

19/04/2025

Kandungan Nutrisi Ideal untuk Ikan Nila Untuk Meningkatkan Kualitas

16/05/2025

Mbak Vinanda dan Gus Qowim Hadiri Kegiatan PKB Kota Kediri di Kelurahan Burengan

30/12/2024

Kapolda Jatim Kunjungi RS Bhayangkara Kediri Beri Santunan Pasien dan Motivasi Tenaga Medis

05/02/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO