Selasa, September 15, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Pendidikan

Kuota SD Sekolah Rakyat Kediri Tak Terpenuhi, Pemerintah Alihkan ke SMP dan SMA

redaksi by redaksi
11/07/2026
in Pendidikan
0

Kediri, kabarutama – Kuota peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Kediri belum terpenuhi menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dari target tiga rombongan belajar (rombel) atau sekitar 90 siswa, yang terisi baru satu rombel dengan 30 siswa.

Baca Juga :

1.941 Lulusan SMP Jadi Pertimbangan, Rencana SMA Negeri di Kanigoro Mulai Didorong

Pihak Sekolah di Wlingi Akhirnya Angkat Bicara soal Kasus Bullying, Serahkan Penanganan kepada Aparat

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono, mengatakan kekurangan peserta didik di jenjang SD membuat pemerintah pusat mengambil kebijakan mengalihkan sisa kuota ke jenjang SMP dan SMA.

“Untuk SD akhirnya kita hanya bisa memenuhi satu rombel. Kebijakan dari kementerian, rombel yang tersisa kemudian dilimpahkan ke SMP dan SMA,” kata Subur saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).

Dengan kebijakan tersebut, jumlah rombongan belajar di jenjang SMP dan SMA bertambah. Semula masing-masing direncanakan tiga rombel, kini menjadi empat rombel setelah menerima tambahan kuota dari jenjang SD.

Menurut Subur, keputusan itu diambil karena pelaksanaan tahun ajaran baru sudah semakin dekat sehingga tidak memungkinkan dilakukan penjaringan ulang calon peserta didik SD.

“Karena waktunya sudah semakin mendesak, kebijakan dari pusat adalah memenuhi kuota itu melalui jenjang di atasnya,” ujarnya.

Meski kuota SD belum terpenuhi, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri tetap berjalan sesuai jadwal. MPLS dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2026. Pada hari pertama, seluruh siswa akan langsung masuk ke asrama untuk mengikuti rangkaian MPLS sekaligus beradaptasi dengan lingkungan baru.

Setelah masa adaptasi selesai, Dinas Sosial bersama tim terkait akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh peserta didik.

“Rencananya cek kesehatan dilaksanakan setelah MPLS. Kami ingin anak-anak beradaptasi dulu, istirahat cukup, baru dilakukan pemeriksaan kesehatan,” jelas Subur.

Ia menambahkan, bangunan Sekolah Rakyat secara fungsional telah siap digunakan meski proses penyempurnaan masih berlangsung. Kondisi tersebut dinilai tidak menghambat dimulainya kegiatan pembelajaran.

Sementara itu, perpindahan siswa SMA dari gedung lama Sekolah Rakyat di Desa Tarokan ke gedung baru di Kecamatan Plosoklaten dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026 setelah seluruh persiapan fasilitas selesai.

Subur menegaskan proses penjaringan peserta didik dilakukan melalui pendekatan kepada keluarga. Petugas mendatangi rumah calon siswa untuk memastikan program tersebut mendapat persetujuan dari anak maupun orang tua.

“Kami tidak pernah memaksa. Sejak awal kami datang ke rumah-rumah, berdialog dengan anak dan orang tua. Semua sudah memahami program ini dan bersedia mengikuti Sekolah Rakyat,” katanya.

Ia berharap para orang tua terus memberikan dukungan kepada anak-anak selama menjalani pendidikan berasrama agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan mengikuti proses belajar secara optimal.

Tags: Alihkan SMP dan SMAKuota SDSekolah Rakyat KediriSR

Related Posts

Pendidikan

1.941 Lulusan SMP Jadi Pertimbangan, Rencana SMA Negeri di Kanigoro Mulai Didorong

26/08/2026
Pendidikan

Pihak Sekolah di Wlingi Akhirnya Angkat Bicara soal Kasus Bullying, Serahkan Penanganan kepada Aparat

24/08/2026
Pendidikan

Bedah Buku “NU Abad Kedua” di STITMA Blitar, Dorong Gerakan NU dari Muktamar hingga Ranting

23/08/2026
Pendidikan

Buku Penguatan Literasi Segera Dibagikan, Siswa Kelas 4-6 SD di Kota Blitar Jadi Sasaran Utama

18/08/2026
Pendidikan

Demi Cegah Bullying Antar Siswa, Sekolah Rakyat Kota Blitar Terapkan Sistem Wali Asuh

17/08/2026
Pendidikan

Wali Kota Blitar: Sekolah Rakyat Jadi Bekal Masa Depan Anak-anak

15/08/2026
Next Post

Truk Box Tabrak Portal Jembatan Kereta di Nganjuk, Ini Imbauan KAI bagi Pengemudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Debut Impresif Ernesto Gomez, Cetak Gol Cepat dan Antar Persik Kediri Tumbangkan Dewa United

08/02/2026

“Petaka Gunung Gede” Sedot Perhatian Warga Kediri

10/02/2025

Janji Manis Dana Talangan, Warga Madiun Tertipu Rp50 Juta, Polisi Juga Bongkar Kasus Curanmor Modus Kencan

21/10/2025

Kejuaraan Pencak Silat Dandim Cup III Tahun 2025 Resmi Dibuka

12/09/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO