Kediri, Kabarutama — Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar Dinus Expo 2026 di Kediri Town Square, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari talkshow rektor, Education Fair, kompetisi paduan suara, turnamen Mobile Legends, hingga penampilan Dinuskustik dan Beksa.
Dinus Expo 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimuddin Thoha, Kepala Diskominfo Kota Kediri, Rektor Udinus Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., Pengarah PSDKU Udinus Kediri Dr. Abdul Syukur, M.M., serta sejumlah tamu undangan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, digelar talkshow yang menghadirkan Rektor Udinus dan Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimuddin Thoha sebagai narasumber. Talkshow membahas kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadapi perkembangan era digital sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri.
Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimuddin Thoha mengatakan, pemerintah daerah bersama Udinus terus membangun kolaborasi untuk menghadapi tantangan di era digital.
“Hari ini pemerintah dan kampus Udinus berkolaborasi dalam rangka bagaimana Kota Kediri menghadapi era digital. Sudah banyak yang dilakukan kampus Udinus terhadap Pemerintah Kota Kediri,” ujarnya.
Salah satu bentuk kolaborasi tersebut, kata Qowimuddin, adalah pengembangan aplikasi untuk mendukung pelayanan posyandu di Kota Kediri. Menurutnya, aplikasi tersebut membantu meningkatkan kualitas pelayanan posyandu.
“Tentu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Udinus yang telah menginisiasi adanya aplikasi ini. Harapan kami kerja sama ini akan terus ditingkatkan,” katanya.
Selain kolaborasi di bidang digital, Udinus juga memberikan dukungan melalui program beasiswa bagi warga Kota Kediri. Qowimuddin berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan talkshow maupun pemberian beasiswa, tetapi berkembang ke berbagai bidang lainnya.
“Tadi juga disampaikan ada 50 mahasiswa Kota Kediri yang mendapatkan KIP untuk warga Kota Kediri. Harapan kami ini akan terus kita tingkatkan kerja samanya, tidak hanya berakhir pada talkshow dan tidak hanya dalam bentuk beasiswa, tetapi kita melakukan kerja sama-kerja sama yang lain,” tuturnya.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Kediri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membawa Kota Kediri menjadi kota yang semakin maju dan mapan.
Sementara itu, Rektor Udinus Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., mengatakan, pemberian beasiswa merupakan salah satu bentuk komitmen Udinus untuk membantu meringankan beban pendidikan masyarakat di Kota Kediri.
“Alhamdulillah tahun ini kami juga mendapatkan kesempatan untuk beasiswa KIP. Total beasiswa KIP yang kami punya dari wilayah 6 Jawa Tengah itu sekitar 95, dan 50 kami serahkan ke Kota Kediri,” jelas Pulung.
Menurutnya, lebih dari separuh kuota beasiswa tersebut dialokasikan untuk Kota Kediri sebagai bentuk komitmen Udinus terhadap masyarakat setempat.
“Ini adalah salah satu wujud komitmen kami, karena Kediri ini sudah merupakan rumah kedua bagi kami. Kami harus merawat, mengembangkan, dan menemukan kota kami juga. Inilah salah satu caranya dengan membantu pendidikan di Kota Kediri,” ungkapnya.
Pulung juga melihat perkembangan Kota Kediri semakin baik. Menurut dia, sinergi antara Udinus dan Pemerintah Kota Kediri juga terus mengalami peningkatan, salah satunya melalui pengembangan berbagai aplikasi untuk mendukung pelayanan publik.
“Kami melihat perkembangan Kota Kediri ini sudah semakin baik. Kami melihat sinergi antara Udinus dan pemerintah kota juga semakin meningkat. Ini juga dibuktikan dengan adanya aplikasi-aplikasi yang kami buat untuk menambah kemajuan pelayanan publik bagi Kota Kediri,” katanya.
Ia menambahkan, Udinus memiliki program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) yang dinilai memiliki prospek besar untuk mendukung perkembangan Kota Kediri. Karena itu, Udinus berharap Kota Kediri dapat menjadi living lab bagi mahasiswa untuk mengembangkan karya sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Desain komunikasi visual tentunya adalah jurusan yang menurut kami sangat besar prospeknya. Harapan kami Kota Kediri ini bersedia menjadi living lab bagi Udinus sehingga mahasiswa kami bisa berkarya untuk Kota Kediri ini,” ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, Udinus berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga dapat berkontribusi secara langsung dalam pengembangan kota.
“Menjadikan Kota Kediri ini semakin indah dan yang terpenting adalah semakin mapan,” pungkasnya.















