Jumat, Oktober 16, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Bawa Laboratorium ke Blitar, IPB University Safari Perdana Mobil Klinik Tanaman

redaksi by redaksi
28/08/2026
in Peristiwa
0

BLITAR – IPB University membawa layanan laboratorium tanaman langsung ke tengah petani melalui program Mobil Klinik Tanaman. Safari perdana layanan tersebut digelar di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (27/8/2026).

Program ini menjadi bagian dari kegiatan Dosen Pulang Kampung dan Safari Klinik Tanaman, sekaligus upaya memberikan pendampingan kepada petani dalam menghadapi ancaman serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), terutama di tengah potensi kemarau panjang 2026.

Baca Juga :

KAI Daop 7 Madiun Wajibkan 1.250 Pekerja Jalani Skrining Mental, Ini Alasannya

Mas Dhito Dampingi Menko Pangan Cek Kopdes Merah Putih, SLF Jadi Sorotan

Pakar hama tanaman pertanian IPB University, Hermanu Tri Widodo, mengingatkan adanya potensi ledakan populasi hama tanaman, khususnya padi, apabila kemarau panjang akibat fenomena El Nino Godzilla berlangsung hingga akhir tahun.

Menurut Hermanu, kemarau panjang dapat menyebabkan telur sejumlah jenis hama menumpuk di dalam tanah. Ketika hujan turun dan kelembapan meningkat, telur-telur tersebut berpotensi menetas secara bersamaan sehingga memicu lonjakan populasi hama.

“Jika sampai akhir tahun ini tidak ada hujan, maka akan terjadi ledakan hama pada awal musim hujan nanti,” ujar Hermanu saat ditemui dalam kegiatan tersebut.

Hermanu menyebut belalang dan sundep beluk atau serangga penggerek batang padi menjadi hama yang perlu diwaspadai pada awal musim hujan.

Belalang dapat merusak tanaman dengan memakan daun hingga bulir padi muda. Sementara sundep beluk menyerang batang tanaman padi dan mengganggu pertumbuhan tanaman. Sebagian telur hama dapat bertahan di dalam tanah selama musim kemarau dan menunggu kondisi lingkungan yang sesuai untuk menetas.

Semakin panjang musim kemarau, semakin besar peluang telur hama menumpuk. Ketika hujan turun dan kelembapan tanah meningkat, telur-telur tersebut dapat menetas dalam waktu yang relatif bersamaan.

“Begitu ada hujan, telur yang jumlahnya sudah berlipat itu menetas. Maka terjadilah ledakan hama belalang dan sundep beluk,” ungkap dosen senior Fakultas Pertanian IPB University tersebut.

Namun, petani diminta tidak melakukan penyemprotan pestisida secara berlebihan untuk mengatasi serangan hama. Penggunaan pestisida kimia secara masif dapat membunuh bukan hanya hama sasaran, tetapi juga organisme atau musuh alami yang berperan mengendalikan populasi hama.

“Karena wereng muncul karena pestisida. Semakin disemprot pestisida, semakin besar terjadinya ledakan populasi wereng,” katanya.

Hermanu menjelaskan, musuh alami memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan populasi hama di lahan pertanian. Ketika musuh alami ikut mati akibat paparan pestisida, wereng cokelat dapat berkembang lebih cepat tanpa pengendalian biologis yang memadai.

“Karena racun pestisida mematikan musuh alami wereng. Yang bahaya itu nanti. Kalau tidak hati-hati menangani hama belalang dan sundep beluk, bisa terjadi ledakan wereng,” tambahnya.

Wereng cokelat menyerang tanaman padi dengan mengisap cairan tanaman. Jika serangan terjadi dalam skala berat, tanaman dapat mengalami kekeringan hingga mati. Serangan juga dapat menyebabkan bulir padi tidak terisi dan menghasilkan gabah yang gabuk.

Karena itu, petani dinilai perlu menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kemungkinan perubahan pola musim tahun ini. Selain pengelolaan hama secara tepat petani melakukan diversifikasi tanaman pangan sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada padi.

Melalui Safari Klinik Tanaman, IPB University berupaya mendekatkan pengetahuan dan layanan diagnosis tanaman kepada petani. Kehadiran Mobil Klinik Tanaman memungkinkan persoalan tanaman di lapangan dapat diperiksa dan dikonsultasikan secara langsung.

Tags: blitardosen pulang kampunghamaipb

Related Posts

Peristiwa

KAI Daop 7 Madiun Wajibkan 1.250 Pekerja Jalani Skrining Mental, Ini Alasannya

16/10/2026
Peristiwa

Mas Dhito Dampingi Menko Pangan Cek Kopdes Merah Putih, SLF Jadi Sorotan

16/10/2026
Peristiwa

Operasi Narkoba di Dua Karaoke Kediri: Satu Hasil Tes Urine Terindikasi Positif, Barang Bukti Nihil

15/10/2026
Peristiwa

Zulhas Soroti Harga LPG hingga Rp64 Ribu, Begini Peran Koperasi Merah Putih di Kediri

15/10/2026
Peristiwa

Pasar Ngadiluwih Bakal Hidup 24 Jam 805 Lapak Disiapkan, Pedagang Kuliner Baru Dipersilakan Masuk

15/10/2026
Peristiwa

Baru Pertengahan Oktober PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun, Visa Jadi Mesin Utama Pendapatan Negara

14/10/2026
Next Post

Imigrasi Blitar Perluas Desa Binaan untuk Cegah TPPO hingga Tingkat Desa

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Satlantas Polres Kediri Kota Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025, Tujuh Pelanggaran Jadi Sasaran Utama

22/07/2025

Satgas TMMD Kodim Kediri Cat Sekolah, Siswa SDN Gadungan 4 Antusias Dekati Prajurit

06/03/2026

Lokomotif KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Puluhan Penumpang di Daop 7 Terdampak

27/08/2026

Janda di Blitar membeludak, Tahun 2024 Bertambah 3 Ribu Wanita Bersetasus Janda

18/12/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO