Selasa, Mei 12, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Guru Besar IPB Jamin Tersangka Kasus Hibah Sapi: Minta Audit Menyeluruh Demi Keadilan

redaksi by redaksi
11/04/2025
in Peristiwa
0

Kediri – Kasus dugaan korupsi dalam program hibah desa korporasi sapi yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menuai sorotan dari kalangan akademisi. Guru Besar IPB sekaligus Wali Utama Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI), Prof. Dr. Muladno SPt MSA IPU, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Joni Sriwasono (JS), Ketua Kelompok Peternak Ngudi Rejeki, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :

Persik Kediri Bungkam Semen Padang 3-0, Pastikan Bertahan di Liga 1 Musim Depan

Nenek Asuh Tiga Cucu Usai Anak Meninggal, Mas Dhito: Ibu Harus Kuat

“Saya siap ikut bertanggung jawab apabila Pak Joni tidak kooperatif, melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti,” tegas Muladno.

Meski kelompok Ngudi Rejeki sempat mengalami konflik internal, Muladno menilai pengelolaan hibah sapi di sana tergolong baik. Dalam hasil monitoring dan evaluasi (monev) tim SASPRI, Ngudi Rejeki berada di peringkat kedua terbaik se-Jawa Timur, dengan tingkat keberhasilan mencapai 62%.

Capaian ini jauh lebih tinggi dibanding kelompok penerima hibah lainnya, terutama di Probolinggo, yang beberapa di antaranya hanya mencapai tingkat keberhasilan nol persen.

Data hasil monev tanggal 7–9 Mei 2024 telah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. Berikut peringkat lima besar dari sepuluh kelompok penerima hibah:

Kediri, Jaya Makmur – 84%, Ngudi Rejeki – 62%, Tani Makmur – 57%, Ngadimulyo – 52%, Subur – 51%

Probolinggo, Makmur Tiga – 8%, Genting Makmur Jaya – 7%, Baru Muncul – 3%, Margi Santosa – 0%, Mukti Jaya Satu – 0%

“Jumlah sapi di Probolinggo bahkan lebih banyak, masing-masing kelompok menerima 100 ekor jantan dan 100 betina. Di Kediri, jumlah sapi betinanya jauh lebih sedikit,” ujar Muladno.

Ia meminta Kejaksaan agar tidak hanya berfokus pada satu kelompok. “Kalau audit BPKP dijadikan dasar penetapan tersangka, maka sembilan kelompok lainnya juga harus diaudit agar adil,” lanjutnya.

Muladno menilai, kasus ini seharusnya menjadi momen refleksi pemerintah untuk memperbaiki skema bantuan peternakan. Menurutnya, selama ini banyak kelompok dibentuk secara instan, tanpa persiapan dan kemampuan memadai.

“Banyak yang hanya mengejar bantuan, bukan beternak. Akibatnya, bantuan tak dikelola dengan baik, bahkan sapinya dijual karena tidak bisa dipelihara,” jelasnya.

SASPRI sendiri selama ini fokus mendidik peternak aktif agar siap menerima bantuan secara berkelanjutan. Bantuan yang tepat sasaran, menurutnya, bukan berupa ternak, melainkan alat penunjang seperti penjepit kandang atau mesin pencacah pakan.

Ia berharap proses hukum terhadap JS diproses secara adil. “Di kandang Ngudi Rejeki saat ini masih ada 77 ekor sapi. Ini bukti bahwa hibah tidak disalahgunakan secara total,” tutupnya.

Tags: Guru Besar IPBJamin Tersangka JSKorporasi SapiPenahan Tersangka

Related Posts

Peristiwa

Persik Kediri Bungkam Semen Padang 3-0, Pastikan Bertahan di Liga 1 Musim Depan

08/05/2026
Peristiwa

Nenek Asuh Tiga Cucu Usai Anak Meninggal, Mas Dhito: Ibu Harus Kuat

08/05/2026
Peristiwa

KAI Daop 7 Madiun Gelar Tes Urine Mendadak, Tegaskan Zero Narkoba di Lingkungan Kerja

08/05/2026
Peristiwa

Stok Beras Kediri Melimpah, DPR RI Pastikan Aman Hadapi Ancaman El Nino

07/05/2026
Peristiwa

Mas Dhito Salurkan Benih Jagung dan Traktor untuk Petani Ngadiluwih, Siapkan Bantuan Combine Harvester

07/05/2026
Peristiwa

Mas Dhito Dampingi Pangdam Tinjau Lokasi Yonif TP di Kediri

07/05/2026
Next Post

Tragis, Pria di Surabaya Diduga Tewas Dimangsa Anjing Peliharaan Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Satlantas Polres Tulungagung Amankan Supir Bus Positif Sabu

12/04/2024

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 58 Korban, 5 Masih Hilang

15/10/2025

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Rp37,5 Juta untuk Anak Yatim dan Dhuafa Jelang Idul Fitri

09/03/2026

Liburan Aman di Pantai, Ini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Bersama Keluarga

26/12/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO