Kediri, Kabarutama – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengimbau para penumpang yang akan menggunakan layanan kereta api di Stasiun Kediri untuk datang lebih awal pada Jumat (24/7/2026). Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya kegiatan pemecahan Rekor MURI Nikah Massal di Dalam Mobil VW yang digelar Pemerintah Kota Kediri.
Kegiatan yang diperkirakan menarik perhatian masyarakat itu berpotensi menyebabkan kepadatan arus lalu lintas serta penyesuaian akses di sekitar kawasan Stasiun Kediri. KAI Daop 7 Madiun pun melakukan langkah antisipasi agar aktivitas perjalanan kereta api tetap berjalan lancar.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pelanggan kereta api perlu memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun agar tidak mengalami kendala saat proses keberangkatan.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan KA yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kediri pada hari pelaksanaan acara agar mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas menuju stasiun,” ujar Tohari.
Menurutnya, persiapan kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Kamis (23/7/2026) pukul 18.00 WIB hingga Jumat (24/7/2026) pukul 22.00 WIB. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna jasa kereta api untuk mengatur waktu perjalanan.
“Kami sangat menyarankan pelanggan datang lebih awal ke stasiun dengan memperhitungkan waktu perjalanan secara matang. Hal ini penting agar pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses boarding dengan nyaman dan menghindari risiko tertinggal kereta api,” katanya.
KAI Daop 7 Madiun juga mengajak pelanggan untuk tetap mengikuti informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI serta menyiapkan waktu perjalanan dengan baik, terutama bagi penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kediri pada waktu berdekatan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dengan adanya pengaturan waktu perjalanan, KAI berharap seluruh pelanggan tetap dapat menggunakan layanan kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.















