Sabtu, September 5, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

RMI PBNU dan SAKA PBNU Gelar ToT Musyrif-Musyrifah Dukung Gerakan Nasional Pesantrenku Aman

redaksi by redaksi
16/07/2026
in Peristiwa
0

Yogyakarta, kabarutama — Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) bersama Satuan Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA) PBNU menggelar Training of Trainers (ToT) Pelatihan Musyrif-Musyrifah di Hotel Cavinton, Yogyakarta, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti 32 peserta yang terdiri atas pengasuh, musyrif-musyrifah, dan pendamping pesantren dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Baca Juga :

Karhutla Gunung Wilis Merembet ke Kediri, Jalur Pendakian Bukit Tembelang Ditutup

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya PBNU memperkuat kapasitas sumber daya manusia pesantren dalam mendukung Gerakan Nasional Pesantrenku Aman. Melalui skema training of trainers, para peserta dipersiapkan menjadi fasilitator yang akan mendampingi sekaligus mereplikasi pelatihan bagi musyrif, musyrifah, pengasuh, dan tenaga pendidik di pesantren masing-masing.

Membuka kegiatan, KH Marzuki Wahid menegaskan bahwa penguatan kapasitas musyrif dan musyrifah menjadi langkah strategis dalam membangun sistem perlindungan santri di lingkungan pesantren. Menurutnya, upaya mewujudkan pesantren yang aman harus dimulai dari penguatan kapasitas para pendamping santri yang berinteraksi langsung dengan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“PBNU ingin memperluas pelatihan bagi musyrif, musyrifah, pengasuh, dan tenaga pendidik pesantren. Karena itu, ToT ini diselenggarakan untuk menyiapkan para fasilitator yang nantinya mampu melatih kembali di pesantren masing-masing sehingga praktik pengasuhan yang aman dan berperspektif perlindungan anak dapat diterapkan secara lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, musyrif dan musyrifah memiliki posisi strategis sebagai pendamping utama santri di lingkungan asrama. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman mengenai pengasuhan positif, perlindungan anak, deteksi dini terhadap potensi kekerasan, serta mekanisme pencegahan, penanganan, pendampingan, dan pemulihan korban.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi, antara lain kebijakan PBNU tentang Gerakan Nasional Pesantrenku Aman, teknik fasilitasi, perspektif pengasuhan, analisis fenomena kekerasan di lembaga pendidikan keagamaan, filosofi Pesantren Aman dan child safeguarding, psikologi perkembangan anak dan remaja, disiplin positif, strategi pencegahan dan penanganan kekerasan, hingga micro training sebagai praktik fasilitasi.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua PBNU Nyai Alissa Wahid, KH Marzuki Wahid, Dr. Mayadina Rohmi Musfiroh, Nurmey Nurulchaq, M.A., Psikolog, serta Ning Maya Fitria.

Melalui kegiatan tersebut, RMI PBNU dan SAKA PBNU berharap lahir fasilitator-fasilitator yang mampu memperkuat sistem pengasuhan dan perlindungan santri di berbagai pesantren. Para fasilitator ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan di berbagai daerah.

Tags: Gerakan Nasional Pesantrenku AmanRMI PBNUSAKA PBNUToT Musyrif-Musyrifah

Related Posts

Peristiwa

Karhutla Gunung Wilis Merembet ke Kediri, Jalur Pendakian Bukit Tembelang Ditutup

05/09/2026
Peristiwa

Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Keberatan Portal Digital, Ini Respons Perumda Joyoboyo

05/09/2026
Peristiwa

BRI Kediri Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Proses PHK Oknum Pekerja

05/09/2026
Peristiwa

DPRD Kediri Dukung Bandara Dhoho Jadi Embarkasi Haji 2027, Berharap Pangkas Waktu Perjalanan Jamaah

04/09/2026
Peristiwa

SYIAR 2026 Resmi Digelar, Bank Indonesia Dorong UMKM Halal Mataraman Go Digital

04/09/2026
Peristiwa

Kredit Fiktif Rp1,3 Miliar di BRI Pasar Paing Dibongkar, Mantri dan Dua Nasabah Jadi Tersangka

04/09/2026
Next Post

KH Marzuki Wahid: ToT Disiapkan untuk Perluas Gerakan Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Japan probe finds more universities discriminated against women

26/09/2024

Ular Pyton 6 Meter Gegerkan Warga Gurah, Damkar Kabupaten Kediri Berhasil Evakuasi dengan Aman

24/05/2026

Waspada Penipuan Progam Makan Gratis

30/12/2024

Petugas Siaga di Titik Rawan, Lalu Lintas Kota Kediri Lancar Saat Mudik Lebaran

03/04/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO