Kediri — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke Stasiun Kediri pada Minggu (19/4/2026). Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kegiatan “Kelas Malam AG City ‘Ninja Two Stroke’ Sabilu Taubah X Kelas Malam” yang diperkirakan memicu kepadatan lalu lintas di sekitar area stasiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut berpotensi menarik massa dalam jumlah besar karena menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari halal bihalal, ziarah ke Wali Syekh Wasil Syamsudin, hingga kegiatan riding bersama Gus Iqdam.
“Kami mengimbau para pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Kediri untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih awal serta memanfaatkan jalur alternatif,” ujar Tohari dalam keterangan tertulis.
Selain itu, acara tersebut juga dijadwalkan dihadiri oleh Vinanda Prameswati. Kehadiran tokoh publik dinilai dapat menambah potensi kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik akses menuju stasiun.
KAI Daop 7 Madiun memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Kami tetap berkomitmen menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta api sekaligus mendukung kegiatan masyarakat dengan mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” kata Tohari.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul serta mengapresiasi kerja sama pelanggan dalam menjaga ketertiban dan kelancaran perjalanan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, pelanggan diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatan lebih matang guna menghindari risiko tertinggal kereta.















