Kediri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0809/Kediri tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesadaran hukum masyarakat. Melalui penyuluhan hukum di Posko TMMD, Desa Gadungan diarahkan menjadi desa yang tertib hukum dan berketahanan sosial.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (24/2/2026), diikuti 40 peserta. Mereka terdiri atas 10 personel TNI Koramil 0809/21 Puncu, perangkat desa, serta unsur masyarakat.
Penyuluhan hukum tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-127 dalam rangka pembinaan keluarga sadar hukum.
Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, mengatakan TMMD merupakan program terpadu TNI AD bersama Pemerintah Kabupaten Kediri yang menyasar pembangunan fisik dan nonfisik secara seimbang.
“TMMD ke-127 ini memadukan kegiatan fisik dan nonfisik. Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang baik sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, narasumber dari BNN Kabupaten Kediri memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pencegahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor dan tidak takut. Pengguna narkotika bisa direhabilitasi agar kembali sehat dan produktif,” kata Alfred S. Wirayuda.
Selain itu, Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, Mohammad Nuruddin, memaparkan pentingnya kepatuhan terhadap hukum negara, termasuk pencatatan pernikahan dan penyelesaian sengketa keluarga sesuai ketentuan perundang-undangan.
Menurutnya, kepatuhan hukum akan memberikan perlindungan dan kepastian bagi masyarakat.
Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai TMMD ke-127 membawa manfaat nyata, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan wawasan hukum warga.
Dengan sinergi lintas instansi, TMMD ke-127 Kodim 0809/Kediri diharapkan mampu mewujudkan desa yang maju, tertib hukum, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat.















