Kediri – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri kembali menghadirkan pelayanan publik yang dekat dan mudah diakses masyarakat melalui kegiatan Eazy Passport dalam agenda Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho depan Hotel Grand Surya Kediri, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat” dengan menghadirkan layanan keimigrasian langsung di tengah aktivitas masyarakat. Selain pelayanan paspor, Kantor Imigrasi Kediri juga menggelar Fun Run serta layanan cek kesehatan gratis bagi pengunjung CFD.
Humas Kantor Imigrasi Kediri, Atika Ariyani Saraswati, dalam keterangan resminya, Senin 25 Mei 2026 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan publik yang cepat, praktis, dan humanis kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan layanan keimigrasian semakin mudah dijangkau masyarakat. Melalui kegiatan di CFD ini, masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja tetap dapat mengakses layanan paspor dengan lebih mudah,” ujar Atika.
Pelayanan Eazy Passport dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan kuota sebanyak 30 pemohon. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pendaftar melalui website resmi Kantor Imigrasi Kediri. Sebanyak 28 pemohon tercatat mengikuti layanan tersebut.
Salah satu pemohon, Sutik Amah, mengaku terbantu dengan hadirnya pelayanan paspor di kawasan CFD.
“Pelayanan seperti ini sangat membantu karena saya tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi pada hari kerja. Prosesnya juga lebih praktis,” katanya.
Selain pelayanan paspor, kegiatan Fun Run turut diikuti pegawai dan masyarakat yang hadir di kawasan CFD Kota Kediri. Sementara itu, layanan cek kesehatan gratis juga mendapat respons positif dari masyarakat.
Salah seorang pengunjung CFD, Anis Nikmatul, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Sambil menikmati CFD, masyarakat juga bisa memeriksakan kesehatan secara gratis. Kegiatan ini sangat bermanfaat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 50 masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan petugas.
Tidak hanya itu, Kantor Imigrasi Kediri juga melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi M-Paspor serta edukasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui pembagian brosur kepada masyarakat.
Menurut Atika, edukasi tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat upaya pencegahan TPPO.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya migrasi aman dan lebih waspada terhadap berbagai modus perdagangan orang,” jelasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.00 WIB.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kediri berharap inovasi pelayanan publik dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi imigrasi.














