Jumat, Oktober 16, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

BI Kediri Dorong Pengendalian Inflasi Pangan Lewat Pelatihan Cabai Off Season Ramah Lingkungan

redaksi by redaksi
06/11/2025
in Peristiwa
0

Kediri – Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar Panen Raya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Cabai Off Season di Kabupaten Kediri. Kegiatan ini merupakan hasil nyata dari program pelatihan dan pendampingan petani cabai dalam menerapkan teknologi pertanian ramah lingkungan.

Baca Juga :

Operasi Narkoba di Dua Karaoke Kediri: Satu Hasil Tes Urine Terindikasi Positif, Barang Bukti Nihil

Zulhas Soroti Harga LPG hingga Rp64 Ribu, Begini Peran Koperasi Merah Putih di Kediri

Program yang dimulai sejak Juli 2025 itu bertujuan meningkatkan produksi cabai di luar musim tanam (off season), sekaligus menekan fluktuasi harga yang kerap memicu inflasi. Pelatihan diikuti para petani binaan dan menghadirkan narasumber dari Balai Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kediri, Yayasan Ansa Semarang, serta BMKG Dhoho Kediri.

Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan di sisi hilir melalui stabilisasi harga, tetapi juga di sisi hulu melalui peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi usaha tani.

“Fluktuasi harga cabai saat off season terjadi karena pasokan menurun. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami ingin petani tetap mampu berproduksi secara berkelanjutan dengan cara adaptif terhadap iklim dan efisien secara biaya,” ujar Yayat, dalam press reles resmi yang disampaikan, Kamis (6/11/2025).

Sebagai tindak lanjut pelatihan, BI Kediri bersama Dinas Pertanian setempat mengembangkan demonstration plot (demplot) seluas 200 Rhu sebagai sarana praktik penerapan budidaya cabai organik. Demplot ini mengintegrasikan penggunaan pupuk organik, pestisida nabati, dan NPK berbahan organik, serta pemanfaatan informasi cuaca dari BMKG agar petani mampu menyesuaikan pola tanam dengan kondisi iklim.

Seluruh proses budidaya mendapat pendampingan intensif dari tenaga profesional dan petugas POPT. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas tanah, produktivitas tanaman, dan ketahanan usaha tani terhadap perubahan iklim.

Panen raya yang digelar hari ini turut dihadiri oleh Mutiara Sari, S.T.P., Ph.D., perwakilan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian RI, serta Wita Khairia, S.P., M.Si., perwakilan Direktorat Pelindungan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, bersama jajaran dinas terkait.

Menurut Yayat, keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata sinergi berbagai pihak dalam menjaga pasokan pangan strategis dan menekan potensi inflasi daerah.

“Ke depan, BI Kediri berkomitmen memperluas program pelatihan cabai off season ramah lingkungan agar bisa direplikasi di daerah lain. Harapannya, program ini dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Melalui pendekatan end-to-end, Bank Indonesia terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk mendorong kemandirian pangan dan menjaga stabilitas harga komoditas strategis di wilayah kerja Kediri dan sekitarnya.

Tags: BI KediriPelatihan Cabai Off SeasonPengendalian Inflasi Pangan

Related Posts

Peristiwa

Operasi Narkoba di Dua Karaoke Kediri: Satu Hasil Tes Urine Terindikasi Positif, Barang Bukti Nihil

15/10/2026
Peristiwa

Zulhas Soroti Harga LPG hingga Rp64 Ribu, Begini Peran Koperasi Merah Putih di Kediri

15/10/2026
Peristiwa

Pasar Ngadiluwih Bakal Hidup 24 Jam 805 Lapak Disiapkan, Pedagang Kuliner Baru Dipersilakan Masuk

15/10/2026
Peristiwa

Baru Pertengahan Oktober PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun, Visa Jadi Mesin Utama Pendapatan Negara

14/10/2026
Peristiwa

Polda Jatim, Tim Gabungan Lakukan Penindakan dan Penegakan Hukum Narkoba Jalan Kunti Surabaya

14/10/2026
Peristiwa

Heboh Isu Tol Kediri-Bandara Dhoho Mangkrak, PT LMA Buka Suara: Target Selesai April 2027

14/10/2026
Next Post

Harga Cabai Merah Keriting di Blitar Tembus Rp 35 Ribu, Petani Senang Meski Panen Menurun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kredit Fiktif Rp2,5 M di Bank BUMN Pare, Kejari Kediri Tahan Tersangka AP

31/03/2026

CJH Asal Tulungagung Meninggal di RSUD Haji Surabaya, Baru 3 Hari Pasca Operasi Kecelakaan

04/05/2025

Adira Finance Hadirkan Program KURMA 2026, 300 Pemudik Diberangkatkan Gratis ke Solo dan Yogyakarta

19/03/2026

Naik 7 Persen, Bank Indonesia Kediri Siapkan 4,5 Triliun Jelang Idul Fitri

25/03/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO