Kediri, Kabarutama — Operasi Sarang Narkoba yang digelar Polres Kediri di dua tempat hiburan malam di Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Rabu (14/10/2026) malam, menemukan indikasi dugaan penyalahgunaan narkotika. Dari 28 pengunjung dan karyawan yang menjalani tes urine, satu orang terindikasi positif berdasarkan pemeriksaan awal.
Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika saat melakukan penggeledahan di kedua lokasi tersebut.
Operasi ini menyasar dua kafe karaoke yang menjadi tempat hiburan malam. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus upaya mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat hiburan.
Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Sujarno, mewakili Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi penyalahgunaan narkotika.
“Dari 28 orang yang menjalani tes urine, satu orang menunjukkan diduga hasil positif narkoba. Sementara itu, penggeledahan di kedua lokasi tidak menemukan narkotika,” kata Sujarno.
Menurut Sujarno, pengawasan di tempat hiburan malam perlu dilakukan secara berkala untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam operasi tersebut, personel Sie Dokes Polres Kediri turut membantu pelaksanaan tes urine. Pengunjung dan karyawan diperiksa satu per satu untuk mengetahui indikasi awal penyalahgunaan narkotika.
Selain pemeriksaan, petugas memberikan edukasi kepada pengunjung dan karyawan mengenai bahaya serta risiko penyalahgunaan narkoba.
Polres Kediri berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Sujarno menegaskan, upaya pencegahan perlu berjalan beriringan dengan pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan hukum.
“Pemeriksaan perlu disertai edukasi agar masyarakat semakin memahami bahaya narkoba dan turut menjaga lingkungannya dari penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” ungkapnya.
Hasil tes urine yang mengindikasikan seseorang positif narkoba tetap perlu ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, tidak ditemukannya barang bukti narkotika dalam penggeledahan menjadi bagian penting dari fakta operasi yang disampaikan kepolisian.
Polres Kediri menegaskan pentingnya pengawasan dan edukasi berkelanjutan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, termasuk di lingkungan tempat hiburan malam.















