Kamis, Maret 26, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Redaksi

Wiweko Soepono, Bapak Kokpit Dua Awak Asal Blitar yang Diakui Dunia

redaksi by redaksi
16/05/2025
in Redaksi
0

Kabarutama.co – Nama Wiweko Soepono mungkin belum sepopuler tokoh-tokoh penerbangan dunia lainnya, namun jasanya begitu besar dan mendunia. Lahir pada 18 Januari 1923, Wiweko dikenal luas sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia periode 1968 hingga 1984.

Di bawah kepemimpinannya, Garuda tumbuh menjadi maskapai nasional yang disegani di kawasan Asia dan mulai memperluas jaringan penerbangan internasional.

Baca Juga :

Bourdieu dan Tabuh Kentongan Sahur

Ketua KPAI dan PP Fatayat NU Ning Margaret Aliyatul Maimunah Wafat

Namun kontribusi Wiweko tak berhenti di balik meja direktur. Ia dikenal sebagai sosok visioner dalam dunia penerbangan internasional, khususnya atas peran pentingnya dalam pengembangan konsep kokpit dua awak (two-man cockpit) — sebuah sistem revolusioner yang kini menjadi standar industri penerbangan global.

Konsep Revolusioner: Two-Man Cockpit

Pada era 1970-an, mayoritas pesawat komersial masih dioperasikan oleh tiga hingga empat kru di kokpit: pilot, kopilot, insinyur penerbangan, dan kadang navigator. Melihat kebutuhan efisiensi dan keselamatan, Wiweko mendorong perubahan besar dengan mengembangkan konsep kokpit dengan hanya dua awak di dalamnya.

Inovasi ini diterapkan pertama kali pada Airbus A300-B4 FFCC (Forward Facing Crew Cockpit) — sebuah varian eksperimental dari Airbus A300 yang menjadi cikal bakal sistem glass cockpit modern.

Teknologi ini mengandalkan layar digital untuk menampilkan informasi penerbangan, menggantikan instrumen analog yang rumit, dan memungkinkan pengoperasian pesawat hanya oleh pilot dan kopilot.

Berkat dedikasi dan keberaniannya menantang standar industri, Wiweko dijuluki sebagai “The Father of the Two-Man Cockpit” oleh kalangan aviasi Eropa. Tak hanya mengharumkan nama Indonesia, visinya turut mendorong perkembangan teknologi penerbangan global menuju era yang lebih efisien dan aman.

Kiprah Nasional dan Warisan Internasional

Selama memimpin Garuda Indonesia, Wiweko tak hanya memikirkan operasional bisnis, tetapi juga pembangunan SDM penerbangan nasional. Ia aktif membina pilot-pilot muda dan mengembangkan kultur keselamatan terbang yang disiplin.

Wiweko Soepono wafat pada 8 September 2000, namun warisannya tetap hidup dalam setiap penerbangan modern. Kini, hampir semua pesawat komersial besar dari Airbus hingga Boeing – mengadopsi sistem kokpit dua awak yang ia gagas.

Wiweko adalah bukti bahwa inovasi besar bisa lahir dari pikiran seorang putra bangsa. Ia adalah tokoh yang patut dikenang bukan hanya oleh dunia penerbangan Indonesia, tetapi juga oleh sejarah teknologi global.

Tags: pesawattokoh dari Blitarwiwieko Supono

Related Posts

Redaksi

Bourdieu dan Tabuh Kentongan Sahur

01/03/2026
Redaksi

Ketua KPAI dan PP Fatayat NU Ning Margaret Aliyatul Maimunah Wafat

01/03/2026
Redaksi

Mokel dan Eugen Ehrlich

25/02/2026
Redaksi

Pangkalan Ojek Bhayangkara Hadir di Kendalrejo, Dukung Ketertiban Lalu Lintas Blitar

28/01/2026
Redaksi

Ketika Max Weber Nyempil di Tengah Jamaah Istighotsah

24/01/2026
Redaksi

Aneh Tapi Nyata, Warga Ponggok Blitar Minta Dipenjara Karena Perbuatan Zina

20/01/2026
Next Post

Manfaat Daun Serai ala dr. Zaidul Akbar Dapat Menjaga Kesehatan Jantung hingga Atasi Autoimun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Banjir Terjang Sejumlah Wilayah, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Beberapa Perjalanan KA dan Berikan Pengembalian Tiket 100%

18/01/2026

Edarkan Sabu Hampir 19 Gram, Buruh Serabutan di Kediri Diciduk Polisi

04/03/2026

Polres Pasuruan Amankan Seorang Perempuan Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

18/08/2025

HUT ke-80, KAI Daop 7 Madiun Tebar Semangat “Semakin Melayani” hingga Sudut Stasiun

28/09/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO