TULUNGAGUNG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung kini tengah memburu sepasang pria dan wanita yang terekam melakukan aksi asusila di dalam sebuah pos polisi. Video tak senonoh tersebut mendadak viral di media sosial dan memicu kecaman publik.
Kejadian tersebut diketahui berlokasi di Pos Polisi Simpang Empat, Kelurahan Sembung, Tulungagung. Berdasarkan rekaman yang beredar luas, aksi tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria lanjut usia bersama seorang perempuan di dalam area pos yang merupakan fasilitas publik aktif.
Video tersebut pertama kali menarik perhatian netizen setelah diunggah oleh akun TikTok @t21mz0. Dalam waktu singkat, unggahan itu menyebar ke berbagai platform media sosial lainnya. Masyarakat merasa resah karena tindakan melanggar norma kesusilaan tersebut dilakukan di tempat terbuka yang seharusnya menjadi ruang bagi petugas kepolisian.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menanggapi kegaduhan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian (TKP).
“Kami sudah melakukan pengecekan. Meskipun pos ini aktif digunakan untuk pengaturan lalu lintas, terutama pada pagi hari, namun memang tidak dijaga selama 24 jam penuh,” ujar AKP Taufik.
Ia menjelaskan bahwa struktur bangunan pos yang terbuka dan tidak memiliki pintu pengunci memudahkan siapa saja untuk masuk saat petugas sedang tidak berada di tempat. Celah inilah yang diduga dimanfaatkan oleh pasangan tersebut.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas memastikan tidak menemukan barang bukti fisik yang tertinggal, seperti alat kontrasepsi atau benda mencurigakan lainnya yang berkaitan dengan video tersebut. Meski demikian, kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi identitas kedua pelaku melalui rekaman yang ada.
Menyikapi insiden yang mencoreng citra institusi ini, Satlantas Polres Tulungagung menegaskan akan mengambil langkah pengamanan ekstra. Beberapa poin evaluasi yang akan dilakukan antara lain Peningkatan Patroli: Memperketat pengawasan di area pos-pos polisi yang tidak dijaga 24 jam. Perbaikan Fasilitas: Mempertimbangkan pengamanan fisik pos agar tidak mudah disalahgunakan oleh warga saat kosong.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik video viral tersebut.















