Kediri – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan audio dan perkakas resepsi milik warga di Dusun Bonggah, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Kamis malam (21/5/2026). Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan dari pemilik gudang, Bapak Samuri.
“Kami menerima laporan pada pukul 22.28 WIB dan petugas langsung berangkat menuju lokasi dua menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian,” ujar Kaleb.
Menurut keterangan, kebakaran diketahui saat pemilik gudang sedang beristirahat dan mendengar suara ledakan dari arah gudang. Setelah dicek, api sudah membakar bagian dalam bangunan yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan resepsi.
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada instalasi penerangan gudang. Kobaran api kemudian cepat membesar karena bangunan gudang menggunakan material kayu pada bagian atap.
“Objek yang terbakar meliputi meja, kursi, kain perlengkapan resepsi, serta bangunan gudang ukuran 4×6 meter dengan tingkat kerusakan sekitar 90 persen. Namun, audio sound system berhasil diselamatkan,” jelasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Kabupaten Kediri menerjunkan satu unit armada dari Pos Ngadiluwih beserta lima personel.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB sesuai prosedur standar operasional. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp250 juta.
Kaleb juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada bangunan penyimpanan yang banyak menyimpan material mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan keamanan bangunan, terutama pada malam hari saat aktivitas sudah berhenti,” pungkasnya.
















