BLITAR — DPC PKB Kabupaten Blitar mulai menata struktur organisasi di tingkat kecamatan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Kegiatan tersebut digelar secara bertahap pada 8–9 Agustus 2026 sebagai bagian dari proses regenerasi kepengurusan partai di 22 kecamatan.
Musancab menjadi bagian dari konsolidasi setelah kepengurusan baru DPC PKB Kabupaten Blitar terbentuk untuk periode 2026–2031. Dalam penataan kali ini, kader muda mendapat ruang lebih besar untuk mengisi posisi kepengurusan di tingkat kecamatan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar Muhammad Rifai sebelumnya menyampaikan bahwa regenerasi menjadi salah satu agenda penting dalam kepengurusan baru.
“Kami harus berani memulai regenerasi kepemimpinan. Kepengurusan yang saya pimpin kali ini banyak melibatkan anak-anak muda. Bukan berarti kami menafikan pengurus lama, tetapi kami membagi peran,” ujar Rifai.
Dalam pembagian peran tersebut, kader senior tetap mendapat tempat di dalam struktur partai. Sementara itu, generasi muda diarahkan untuk lebih banyak mengisi posisi pengurus harian di Dewan Tanfidz.
“Pengurus senior kami tempatkan di Dewan Syuro, sedangkan generasi muda kami beri kesempatan menjadi pengurus harian di Dewan Tanfidz,” lanjutnya.
Penataan kepengurusan tidak dilakukan begitu saja. DPC PKB Kabupaten Blitar terlebih dahulu melakukan evaluasi terhadap kinerja kepengurusan DPAC selama lima tahun terakhir. Evaluasi tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan kepengurusan di tingkat kecamatan.
Untuk proses tersebut, DPC membentuk Tim Penilai Kinerja Pengurus (TPPK). Tim ini bertugas melakukan monitoring dan evaluasi sebelum struktur kepengurusan baru di tingkat kecamatan ditetapkan.
Musancab kemudian digelar secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Blitar pada 8 dan 9 Agustus 2026. Agenda tersebut menjadi ruang bagi partai untuk melakukan penyegaran sekaligus menyusun struktur organisasi yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Rifai mengatakan regenerasi bukan berarti mengesampingkan pengalaman kader lama. Menurutnya, pengalaman para senior tetap diperlukan untuk memberikan arahan kepada kader yang mendapat tanggung jawab baru.
“Kami ingin membangun organisasi yang lebih segar, lebih adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Anak-anak muda harus diberi ruang untuk belajar memimpin, sementara pengalaman para senior tetap menjadi penuntun dalam mengambil kebijakan organisasi,” katanya.
Selain penataan kepengurusan di tingkat kecamatan, PKB Kabupaten Blitar juga menargetkan konsolidasi struktur partai dapat berjalan hingga tingkat ranting. Seluruh proses tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.
Langkah regenerasi ini juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi partai dengan kelompok pemilih muda. PKB Kabupaten Blitar melihat generasi milenial dan Gen Z sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih dalam perkembangan politik ke depan.
Saat ini PKB memiliki 11 kursi di DPRD Kabupaten Blitar. Kepengurusan baru menargetkan peningkatan jumlah tersebut menjadi 14 kursi pada pemilu berikutnya. Target itu menjadi salah satu pekerjaan rumah yang akan dihadapi melalui penguatan organisasi dan konsolidasi hingga tingkat bawah.
Dalam proses konsolidasi tersebut, PKB tidak hanya mengandalkan kader muda. Perpaduan antara pengalaman pengurus senior dan energi generasi muda menjadi bagian dari pola pembagian peran yang sedang dibangun dalam kepengurusan periode 2026–2031.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur M. Subaidi Muchtar juga menyebut proses pergantian kepengurusan sebagai momentum bagi jajaran baru untuk segera menjalankan tugas organisasi.
“Ini ada serah terima dari pengurus lama ke pengurus baru. Ini adalah bentuk penyerahan atau serah terima jabatan di sebuah organisasi,” ujar Subaidi.
Menurut Subaidi, proses pergantian kepengurusan juga mencakup penyerahan program kerja, administrasi, hingga inventaris organisasi. Setelah proses tersebut dilakukan, pengurus baru diharapkan dapat langsung menjalankan agenda organisasi.
“Yang terpenting, momentum ini menjadi kick off bagi pengurus baru DPC untuk segera running melaksanakan tugas,” katanya.
















