Selasa, Agustus 11, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Budaya

Adu Laga Tiban Meriahkan Hari Jadi ke-702 Blitar, Pendekar Empat Daerah Unjuk Kemampuan

redaksi by redaksi
11/08/2026
in Budaya
0

BLITAR – Suasana Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, dibuat semarak oleh pagelaran adu laga tiban dalam rangkaian Hari Jadi ke-702 Blitar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu-Minggu (8-9/8/2026) itu mempertemukan para pendekar dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Sejak Sabtu (8/8/2026), suasana di sekitar arena mulai dipenuhi aktivitas para peserta. Tradisi tiban yang menjadi bagian dari budaya masyarakat agraris tersebut kembali ditampilkan sebagai salah satu agenda peringatan Hari Jadi Blitar.

Baca Juga :

Kirab Tumpeng Ketupat Coklat Jadi Daya Tarik Wisata Kampung Coklat Blitar

Ribuan Warga Padati Pare! Ogoh-ogoh Raksasa Dibakar, Awali Sakralnya Hari Raya Nyepi di Kediri

Pada hari pertama, para pendekar dari Blitar dan Tulungagung tampil secara bergantian di arena. Mereka menunjukkan kemampuan dalam tradisi tiban yang selama ini berkembang dan diwariskan di sejumlah daerah sekitar Blitar.

Keesokan harinya, Minggu (9/8/2026), giliran pendekar dari Trenggalek dan Kediri yang tampil. Pergelaran selama dua hari itu menjadi ruang pertemuan bagi para pelaku tradisi tiban dari beberapa daerah sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan tiban tidak sekadar menjadi pertunjukan tradisional. Di dalam tradisi tersebut terdapat sejumlah nilai yang menurutnya masih relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda.

Nilai tersebut antara lain keberanian, sportivitas, kedisiplinan, persaudaraan, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap tradisi. Karena itu, keberadaan tiban dinilai perlu terus dijaga agar tidak terputus di tengah perubahan zaman.

“Karena itu budaya tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Rijanto.

Menurut Rijanto, tiban tumbuh dari kehidupan masyarakat agraris. Tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat di sejumlah wilayah.

Pemkab Blitar melihat keberadaan tiban tidak hanya penting dari sisi pelestarian budaya. Tradisi tersebut juga dapat menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya di Kabupaten Blitar.

Pembina Paguyuban Tiban Blitar-Tulungagung Guntur Wahono menyambut baik kembali digelarnya pagelaran tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan kesenian tradisional yang sudah berkembang secara turun-temurun.

Guntur menyebut pelaksanaan tahun ini merupakan kali kedua pagelaran adu laga tiban digelar. Pesertanya tidak hanya berasal dari Blitar dan Tulungagung, tetapi juga melibatkan pendekar dari Trenggalek, Kediri, serta daerah lain di sekitarnya.

Menurut Guntur, pertemuan para pendekar dalam arena bukan sekadar soal menunjukkan kemampuan. Ada hubungan persaudaraan yang tetap dijaga meskipun para peserta berasal dari daerah yang berbeda.

“Di atas arena kita mengadu kemampuan, tetapi di luar arena kita tetap saudara,” ujar Guntur.

Pergelaran selama dua hari tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-702 Blitar. Tradisi tiban yang ditampilkan di Alun-Alun Kanigoro juga menjadi ruang bagi komunitas untuk bertemu, berinteraksi, sekaligus memperkenalkan kembali salah satu warisan budaya daerah kepada masyarakat.

Tags: keseniantiban

Related Posts

Budaya

Kirab Tumpeng Ketupat Coklat Jadi Daya Tarik Wisata Kampung Coklat Blitar

28/03/2026
Budaya

Ribuan Warga Padati Pare! Ogoh-ogoh Raksasa Dibakar, Awali Sakralnya Hari Raya Nyepi di Kediri

19/03/2026
Budaya

Satlantas Blitar Kota Gunakan Tokoh Pewayangan untuk Kampanye Keselamatan Lalu Lintas

02/02/2026
Budaya

Optimalkan PAD, Kota Blitar Transformasi Pengelolaan Wisata ke BUMD

06/01/2026
Budaya

Gumbregahing Budaya Tumprap Gen Z Perebutkan Piala Penghageng Abdi Dalem Ngayogyakarta

30/12/2025
Budaya

Paguyuban Abdi Dalem Kediri Giatkan Pelestarian Budaya Jawa untuk Gen Z

30/12/2025
Next Post

Mulai September, Penebusan Pupuk Subsidi di Blitar Diperketat, KTP Asli Wajib Dibawa

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Mengenal Anglerfish, Ikan Laut Dalam yang Unik dan Misterius

19/02/2025

Mulai 2026, Pelaporan SPT Tahunan Wajib Lewat Coretax, Ini yang Perlu Diketahui Wajib Pajak

11/12/2025

Anggia Ermarini Ketua Komisi VI DPR RI Bersama BNI Sosialisasikan Literasi Keuangan di Kediri

14/12/2025

Ratusan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Blitar

18/06/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO