Madiun, Kabarutama – Mobilitas masyarakat menggunakan kereta api meningkat selama periode libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat puluhan ribu pelanggan menggunakan layanan kereta api sepanjang 21–25 Agustus 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun KAI Daop 7 Madiun, jumlah kedatangan pelanggan tertinggi tercatat pada Jumat (21/8), yakni sebanyak 8.383 pelanggan. Sementara itu, jumlah keberangkatan tertinggi terjadi pada Minggu (23/8) dengan 8.635 pelanggan.
Secara kumulatif, hingga Selasa (25/8), tercatat sebanyak 35.689 pelanggan berangkat dari wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun. Adapun jumlah pelanggan yang tiba mencapai 35.224 orang.
Angka tersebut masih bersifat dinamis karena perjalanan kereta api pada Selasa masih berlangsung hingga tengah malam.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan volume pelanggan untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang sekaligus memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan lancar.
“Kami terus melakukan pemantauan dan memastikan pelayanan berjalan baik untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi pelanggan,” ujar Tohari.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama masa libur, KAI Daop 7 Madiun juga menyiagakan petugas di sejumlah titik pelayanan. Petugas membantu proses boarding, memberikan informasi perjalanan, serta mengatur arus pelanggan saat kedatangan maupun keberangkatan.
Tohari menegaskan, KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026,” katanya.
KAI mengimbau masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun saluran resmi penjualan tiket lainnya.
Tingginya volume pelanggan selama periode libur panjang juga menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk bepergian karena dinilai praktis dan dapat menghindari kepadatan lalu lintas di jalan raya. Data sebelumnya dari KAI Daop 7 Madiun juga menunjukkan tingginya animo masyarakat menggunakan kereta api pada periode libur Maulid Nabi.















