Madiun — Libur akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat melayani 42.537 pelanggan selama periode 15–18 Januari 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.718 pelanggan tercatat naik dan 20.819 pelanggan turun di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun. Puncak pergerakan penumpang sementara terjadi pada Kamis (15/1) dengan total 16.798 pelanggan, terdiri atas 8.392 penumpang naik dan 8.406 penumpang turun.
Sementara itu, hingga Jumat (16/1) siang, volume penumpang sementara mencapai 11.907 orang, dengan rincian 5.973 pelanggan naik dan 5.934 pelanggan turun. Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang berlangsung hingga waktu keberangkatan kereta.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun memastikan kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi operasional perjalanan kereta, serta peningkatan pelayanan petugas di stasiun maupun di atas kereta demi menjaga keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
Sejumlah stasiun tercatat menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi selama periode libur tersebut, antara lain Stasiun Madiun, Kediri, Blitar, Tulungagung, Magetan, dan Jombang.
Selama periode 15–18 Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 60 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) serta 10 perjalanan KA Bandara (KA Bias) untuk mendukung kelancaran layanan transportasi.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama pada periode dengan lonjakan mobilitas masyarakat, agar kereta api tetap menjadi pilihan utama transportasi publik.















