Kediri — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan doa bersama dan tasyakuran dalam rangka menyambut penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh asal Jawa Timur, Syaikhona Muhammad Kholil, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Marsinah. Acara berlangsung pada Kamis (13/11/2025) malam di Aula Lantai 2 Kantor DPC PKB Kediri, Jalan Pamenang No. 7, Desa Sukorejo.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Kediri Drs. H. Sentot Djamaludin, jajaran pengurus, PAC, ranting, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua DPC PKB, H. Sentot Djamaludin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Abdurrahman Wahid, pendiri PKB sekaligus Presiden Keempat Republik Indonesia.
“Ini bentuk rasa syukur kami sebagai partai, karena pendiri partai ini, KH. Abdurrahman Wahid, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Kita sangat bangga, sebab partai ini didirikan oleh tokoh besar yang telah berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Sentot juga menegaskan pentingnya bagi seluruh kader PKB untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Gus Dur, terutama dalam menjaga amanah, kedekatan dengan masyarakat, serta menjunjung tinggi marwah partai.
“Gus Dur selalu mengajarkan kita untuk dekat dengan rakyat. Karena itu, PKB tidak boleh menjauh dari masyarakat. Kita harus terus menjaga kepercayaan dan amanah ini, serta menghormati dawuh para kiai dan tokoh yang membesarkan partai,” tambahnya.
Selain Gus Dur, dua tokoh lain yang juga menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini adalah Syaikhona Muhammad Kholil dan Marsinah.
Syaikhona Kholil (1834–1925) dikenal sebagai ulama karismatik asal Bangkalan, Madura, yang menjadi guru para pendiri Nahdlatul Ulama seperti KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdul Wahab Chasbullah.
Sementara Marsinah, aktivis buruh perempuan asal Jawa Timur, menjadi simbol perjuangan hak-hak pekerja setelah gugur pada tahun 1993 akibat memperjuangkan nasib kaum buruh.
Ketiganya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Melalui kegiatan doa bersama ini, PKB Kediri berharap agar semangat perjuangan para pahlawan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk terus berjuang bersama rakyat, menjaga nilai-nilai kemanusiaan, dan memperkokoh peran PKB sebagai partai yang berpihak pada masyarakat.















