Surabaya — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang teknologi digital dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bersama Telkom Regional 3. Pertemuan tersebut berlangsung di Telkom Landmark Tower, Surabaya, Rabu (7/1).
Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur, Agung Riyanto, mengatakan pemanfaatan teknologi informasi dan akses internet telah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas organisasi LDII, khususnya dalam dakwah, pembinaan warga, dan koordinasi kelembagaan.
“Sejak masa pandemi Covid-19, hampir seluruh kegiatan LDII, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional, dilaksanakan secara daring. Karena itu, akses internet yang stabil dan andal menjadi kebutuhan utama,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, LDII memiliki delapan bidang pengabdian untuk bangsa yang meliputi kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan herbal, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi terbarukan. Menurutnya, seluruh bidang tersebut membutuhkan dukungan teknologi digital agar dapat berjalan optimal.
Agung juga memaparkan bahwa secara kelembagaan, LDII Jawa Timur memiliki jaringan organisasi yang luas, terdiri atas 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota, sekitar 1.400 Pimpinan Cabang (PC) di tingkat kecamatan, serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan potensi wilayah dan sumber daya manusia yang kami miliki, kami berharap dapat bersinergi dengan Telkom dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung program-program LDII,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus DPW LDII Jawa Timur diterima oleh Senior Manager Regional SME Service Telkom Regional 3, Lilik Retno Agustiningsih, didampingi General Manager Regional Large Enterprise Government Service Wijayanto dan Manager Regional SME Service II Anas Teguh Syahadat.
Lilik Retno Agustiningsih menyambut baik silaturahim dan rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, nilai dan program LDII sejalan dengan visi Telkom dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui transformasi digital.
“Program-program LDII relevan dengan komitmen Telkom dalam mendukung peningkatan literasi teknologi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Lilik.
Ia menyebutkan, Telkom membuka peluang kerja sama dalam penguatan platform digital, pelatihan teknologi informasi, pendampingan UMKM, hingga pengembangan pemasaran digital dan pemanfaatan marketplace.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Telkom secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan UMKM di Telkom Landmark Tower Surabaya, termasuk penyediaan galeri produk dan pelatihan pemasaran digital berbasis teknologi.
Selain itu, Telkom juga membuka peluang untuk melanjutkan kembali program kerja sama yang pernah berjalan sebelumnya, seperti Internet Sehat dan pelatihan berbasis komunitas.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya sinergi berkelanjutan antara LDII dan Telkom dalam mendukung penguatan kapasitas organisasi, kegiatan dakwah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi digital di Jawa Timur.
















