Kamis, Maret 26, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Politik

KPU Dinilai Tidak Konsisten, Rini – Ghoni Kehilangan Kesempatan Sampaikan Data Utuh

redaksi by redaksi
04/11/2024
in Politik, UTAMA
0

Blitar-Debat publik calon bupati dan wakil bupati Blitar pada Senin malam, 4 November 2024, di Kampung Coklat, berlangsung ricuh. KPU Kabupaten Blitar, yang menggelar debat, dinilai tak tegas dalam penerapan aturan debat, yang akhirnya memicu ketidakpuasan dan kericuhan di antara pendukung paslon.

Ketua KPU Blitar, Sugino, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar debat kedua ini bisa berjalan lancar. \”Harapan kami, debat ini dapat membantu masyarakat Blitar meyakini pilihan mereka pada Pilkada 27 November nanti,\” ungkap Sugino.

Baca Juga :

Dukung Kegiatan Sosial, Waketum PSI Serahkan Ambulans untuk PSI Kota Blitar

PSI Kota Blitar Perkuat Konsolidasi, Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan

Debat mengusung tema “Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah,” dan diharapkan sebagai ajang penyampaian visi-misi oleh paslon. Namun, debat berubah menjadi kacau ketika pasangan Rini Syarifah-Abdul Ghoni (dikenal dengan sebutan RINDU) mulai menyampaikan visi-misi mereka.

Pasangan ini mengangkat moto keberlanjutan dan menyatakan komitmen untuk melanjutkan pembangunan Blitar yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Mereka juga menyoroti pentingnya penerapan good governance untuk menciptakan pelayanan publik yang efektif dan responsif.

Namun, presentasi Rini-Ghoni terganggu oleh interupsi dari sekelompok pendukung lawan, yang menuduh pasangan tersebut membawa catatan tambahan yang tidak sesuai aturan. Suasana semakin panas ketika tim pemenangan RINDU, melalui anggota timnya, Nur Muklisin, menilai aturan KPU tidak konsisten. Muklisin menegaskan, “KPU seharusnya menyiapkan fasilitas presentasi yang memadai agar masyarakat bisa melihat visi-misi secara menyeluruh.”

Menurut Muchlisin, KPU sebelumnya telah menetapkan aturan bahwa paslon boleh membawa bahan tambahan dalam bentuk slide dan rangkuman catatan, namun larangan-larangan yang diterapkan saat debat berlangsung justru membingungkan. Ia menekankan pentingnya visualisasi data agar masyarakat dapat memahami visi-misi dengan jelas. \”Ini debat bukan sekedar pidato, tetapi penajaman diskusi dan penyampaian data konkret yang menjadi amanat dari aturan PKPU 1363,\” ujar Muchlisin.

PKPU 1363 memang mengatur tiga poin utama dalam debat yaitu penyampaian visi-misi, pendalaman terhadap program kerja, serta elaborasi tema. Dalam debat kali ini, paslon RINDU telah menyiapkan visualisasi untuk memperjelas visi mereka, namun Muklisin menyayangkan KPU tidak memfasilitasi dengan baik. “KPU wajib memfasilitasi dengan menyediakan alat presentasi yang tepat agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh,\” tambahnya.

Suasana debat semakin panas ketika yel-yel dari masing-masing pendukung mulai terdengar, menambah tensi dalam ruangan. Beberapa pendukung bahkan meneriakkan slogan yang menyinggung pasangan lain, sesuatu yang sebenarnya dilarang dalam tata tertib debat. Larangan-larangan dalam tata tertib KPU mencakup yel-yel yang menjatuhkan, membawa atribut kampanye, hingga melakukan tindakan intimidasi. Namun, aturan ini justru tampak diabaikan, menimbulkan kritikan publik atas ketidaktegasan KPU dalam menjaga ketertiban.
Selain itu, KPU juga dituding keluar dari rel tata tertib yang telah dibuatnya sendiri.

Dalam tata tertib tertulis bahwa paslon boleh membawa lembaran kertas sebagai panduan visi-misi dan bahkan menggunakan slide presentasi. Namun, larangan yang berubah-ubah dan tidak konsisten justru merusak fokus debat. Akibatnya, momentum debat yang seharusnya berpusat pada program kerja dan visi paslon, berubah menjadi perdebatan teknis mengenai aturan dan pelanggarannya.

Acara debat yang semula diharapkan menjadi ajang untuk memperjelas program kerja calon justru berakhir dalam suasana panas. Ricuhnya debat malam itu menjadi evaluasi besar bagi KPU untuk debat-debat selanjutnya. KPU diharapkan lebih profesional dalam memfasilitasi dan memastikan bahwa aturan ditegakkan tanpa diskriminasi, agar masyarakat dapat melihat kualitas masing-masing pasangan calon tanpa adanya gangguan teknis.

Tags: debat kandidatKPUkpu kabupaten blitarpilkada blitar

Related Posts

Politik

Dukung Kegiatan Sosial, Waketum PSI Serahkan Ambulans untuk PSI Kota Blitar

16/03/2026
Politik

PSI Kota Blitar Perkuat Konsolidasi, Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan

16/03/2026
UTAMA

Belum Penuhi Standar Sanitasi, Puluhan SPPG di Blitar Terpaksa Dihentikan

12/03/2026
Politik

Mas Dhito Pimpin Aksi Bagi Takjil dan Bukber Kader PDI Perjuangan se-Kabupaten Kediri

11/03/2026
Politik

DPP Partai NasDem Ziarah ke Makam Soekarno, Tegaskan Komitmen Nasionalisme

03/03/2026
UTAMA

NGOPI Ramadan, Walikota Blitar Tegaskan Fondasi Pembangunan dan 70 Penghargaan untuk Blitar

03/03/2026
Next Post

Breaking: Boeing Is Said Close To Issuing 737 Max Warning After Crash

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Komitmen Berantas Narkoba, Polres Gresik Amankan Dua Pengedar Sabu 84 Gram

29/09/2025

Pilkada Ajang Politik Elektapopularity

28/08/2024

Pemkab Blitar Resmikan SI RIZKI, Internet Gratis di 351 Titik untuk Dukung Akses Digital Masyarakat

16/05/2025

Pemkot Blitar Gelar Upacara Hari Kesehatan Nasional 2025

17/11/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO