Minggu, Juni 28, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Ekonomi Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Dukung Pelestarian Lingkungan, Ganti Bantalan Kayu dengan Sintetis

redaksi by redaksi
14/10/2025
in Ekonomi Bisnis
0

Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengganti bantalan kayu rel menjadi bantalan sintetis yang lebih ramah lingkungan dan tahan lama.

Baca Juga :

Gempa M5,6 Guncang Pacitan, KAI Pastikan Jalur Daop 7 Madiun Aman dan Perjalanan KA Kembali Normal

20 Awak KPJR Ikuti Diklat Refreshing, KAI Daop 7 Perkuat Budaya Keselamatan Perkeretaapian

“Penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis baru-baru ini dilakukan oleh KAI Daop 7 Madiun pada Jembatan 311 Km 125+400 – 125+500 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Bagor–Saradan. Langkah ini tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kayu,” ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, Senin (13/10/2025).

Hingga saat ini, di wilayah Daop 7 Madiun telah terpasang 542 batang bantalan sintetis dari total 1.707 batang yang ditargetkan terpasang pada tahun 2025.

Menurut Zainul, penggunaan bantalan sintetis tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga menambah kenyamanan penumpang karena mampu meredam kebisingan saat kereta melintas di atas jembatan.

“KAI terus berkomitmen mendukung kelestarian lingkungan dengan berbagai cara, salah satunya melalui penggunaan bantalan sintetis,” imbuhnya.

Bantalan sintetis sendiri pertama kali dikembangkan dan digunakan di Jepang sejak tahun 1980. Teknologi ini dinilai memiliki banyak keunggulan dibandingkan bantalan kayu.

“Kelebihannya antara lain memiliki kemampuan peredaman yang sama seperti kayu, tahan terhadap bahan kimia seperti oli dan solar, mudah dirawat dengan biaya lebih rendah, memiliki usia pakai lebih dari 50 tahun, serta bisa didaur ulang,” jelas Zainul.

Selama ini, bantalan kayu masih digunakan pada jembatan kereta dengan rangka baja untuk meredam getaran dan suara. Namun, seiring program modernisasi, KAI secara bertahap menggantinya dengan bantalan sintetis.

Di wilayah Daop 7 Madiun, terdapat tiga jenis bantalan rel yang digunakan, yaitu bantalan beton (digunakan di jalur utama), bantalan besi (jalur simpan), dan bantalan kayu (jembatan serta wesel).

Zainul menambahkan, bantalan rel memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, yakni menjaga kestabilan lebar rel, meredam getaran dan suara, menjaga keseimbangan, serta mendistribusikan beban kereta agar tidak merusak struktur tanah.

Tags: Bantalan KayuBantalan SintetisKAI Daop 7 MadiunPelestarian Lingkungan

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Gempa M5,6 Guncang Pacitan, KAI Pastikan Jalur Daop 7 Madiun Aman dan Perjalanan KA Kembali Normal

27/06/2026
Ekonomi Bisnis

20 Awak KPJR Ikuti Diklat Refreshing, KAI Daop 7 Perkuat Budaya Keselamatan Perkeretaapian

27/06/2026
Ekonomi Bisnis

Libur Sekolah Dongkrak Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun, Didukung Diskon Tiket 30 Persen

26/06/2026
Ekonomi Bisnis

Libur Sekolah Dongkrak Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun, Didukung Diskon Tiket 30 Persen

26/06/2026
Ekonomi Bisnis

Semarak Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, KAI Daop 7 Kenalkan Layanan Perkeretaapian Lewat Spektra Carnival

26/06/2026
Ekonomi Bisnis

Generasi Muda Bergerak! Railfans dan KAI Kampanye Besar-Besaran Cegah Kecelakaan di Rel Kereta

25/06/2026
Next Post

Gus Basori Minta Pemerintah Cabut Izin Siar Trans7, Nilai Tayangan tentang Lirboyo Menyinggung Santri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Wali Kota Kediri Terpilih, Vinanda – Gus Qowim Gelar Tasyakuran

12/01/2025

Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

07/10/2024

Polres Kediri Ungkap Pencurian Motor Modus Pendekatan Asmara Sesama Jenis

09/02/2026

Panen Raya Jagung Warnai TMMD ke-127 di Desa Gadungan Kediri

07/03/2026
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO