Kediri — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang di Desa Jambean, Kabupaten Kediri, Senin (25/5). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat melintas di jalur kereta api.
Sosialisasi tersebut turut melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, tokoh masyarakat, serta warga sekitar perlintasan.
Perwakilan Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Joko P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak guna meningkatkan keselamatan di area perlintasan sebidang. Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kecelakaan.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif. Ia menyebut keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah, operator kereta api, dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, mengajak masyarakat membangun budaya saling mengingatkan demi meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengingatkan masyarakat agar disiplin mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang.
“Keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Masyarakat wajib mematuhi rambu lalu lintas, berhenti sejenak sebelum melintas, memastikan kondisi aman, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, palang pintu perlintasan bukan alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api. Karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi faktor utama pencegahan kecelakaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, M. Nizam Subekhi, turut memaparkan kondisi palang pintu perlintasan di wilayah Kabupaten Kediri beserta upaya peningkatan keselamatan yang terus dilakukan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang semakin meningkat sehingga tercipta keamanan bersama bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.















