Madiun, Kabarutama — Perjalanan kereta api kembali diwarnai insiden di perlintasan sebidang. Sebuah truk mogok tertemper KA 408 Commuter Line Dhoho di JPL 190 wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Selasa (28/4) malam.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.35 WIB saat truk melintas di perlintasan sebidang dan tiba-tiba mengalami gangguan hingga berhenti di atas rel. Dalam waktu bersamaan, KA Dhoho yang melaju dari arah Blitar tidak dapat menghentikan laju secara mendadak sehingga terjadi tabrakan.
Tidak ada laporan korban jiwa dari awak kereta dalam kejadian tersebut. Sementara itu, sopir truk beserta kendaraan dan dokumen terkait telah diamankan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas serta dahulukan perjalanan kereta api,” ujar Tohari dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Ia menambahkan, perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan yang membutuhkan disiplin tinggi dari pengguna jalan. Menurutnya, keberadaan palang pintu dan petugas hanya berfungsi sebagai alat bantu pengamanan.
“Keselamatan sangat bergantung pada kepatuhan terhadap rambu dan kewaspadaan pengguna jalan itu sendiri,” katanya.
PT KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.
















