Minggu, April 19, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Heboh Dugaan Pencemaran, DLH Turun Tangan Periksa RS Aura Syifa, Ini Penjelasannya

redaksi by redaksi
02/03/2026
in Peristiwa
0

Kediri – Dugaan pencemaran lingkungan yang dikaitkan dengan aktivitas operasional Rumah Sakit Aura Syifa Kediri di Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, memicu perhatian publik. Warga setempat mengaku mencium bau menyengat hampir setiap hari selama kurang lebih tiga tahun terakhir dan menyampaikan keluhan gangguan kesehatan.

Baca Juga :

Ketua Baru IKA Unair Kediri Terpilih, Siap Konsolidasikan Alumni dan Fokus Isu Lingkungan

Dana Haji Rp180 Triliun Diawasi Ketat, DPR Tolak Wacana “War Tiket”

Aduan tersebut disampaikan Aliansi Warga Dlopo Bersatu yang didampingi GRIB Jaya ke Dinas Lingkungan Hidup. Mereka meminta kejelasan atas dugaan pencemaran yang disebut-sebut berasal dari aktivitas rumah sakit.

Ketua DPD GRIB Jaya Kediri, Iswahyudi, mengatakan pihaknya mendatangi instansi terkait, Senin (2/3/2026) untuk memastikan apakah ada pernyataan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait dugaan tidak adanya limbah yang ada dimedia sosial.

“Kita ingin klarifikasi apakah benar statement itu murni keluar dari DLH. Karena yang namanya limbah, bukan hanya rumah sakit, rumah tangga pun menghasilkan limbah,” ujarnya.

Ia menegaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ada pernyataan resmi final dari DLH karena proses masih dalam tahap kajian, evaluasi, serta pengumpulan data dan verifikasi. Pihaknya menyatakan akan mengawal proses tersebut hingga ada hasil resmi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan.

Menurut Putut, tim pengawas DLH bersama Dinas Kesehatan telah melakukan verifikasi manajemen rumah sakit pada 25 Februari, kemudian dilanjutkan verifikasi lapangan di luar area rumah sakit pada 27 Februari bersama pemerintah desa setempat.

“Ini masih kami susun laporan tindak lanjutnya. Jadi belum ada hasil akhir,” kata Putut.


Dari hasil verifikasi awal, DLH mencatat beberapa poin, Sampah domestik seperti sisa dapur dibuang ke TPA Kabupaten di Sekoto dua hari sekali dan diangkut menggunakan truk tertutup.

Limbah medis (B3) disebut tidak tercampur dengan sampah domestik. Rumah sakit memiliki TPS B3 dan bekerja sama dengan pihak ketiga berizin, yakni PT Putra Restu Ibu Abadi.

Terkait bau, dari wawancara dengan warga RT 20 dan RT 30, tidak ditemukan bau menyengat yang ekstrem. Bau yang tercium disebut sebagai bau khas limbah domestik dari saluran drainase yang digunakan bersama.

Berdasarkan informasi dari Puskesmas Ngasem, tidak ada lonjakan signifikan kasus batuk atau gangguan pernapasan.

Sementara itu, sejumlah warga Dusun Dlopo menyatakan tetap merasakan bau menyengat pada waktu-waktu tertentu dan mengaku mengalami batuk berkepanjangan serta sesak napas. Mereka berharap ada kejelasan dan solusi konkret dari pemerintah daerah.


Hingga berita ini diturunkan, DLH Kabupaten Kediri menegaskan proses pemeriksaan masih berjalan dan belum mengeluarkan kesimpulan akhir terkait ada atau tidaknya pencemaran.

Pihak GRIB Jaya maupun warga menyatakan akan menunggu hasil resmi tersebut, sembari berharap investigasi dilakukan secara transparan dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Tags: DLHDugaan PencemaranRS Aura Syifa

Related Posts

Peristiwa

Ketua Baru IKA Unair Kediri Terpilih, Siap Konsolidasikan Alumni dan Fokus Isu Lingkungan

19/04/2026
Peristiwa

Dana Haji Rp180 Triliun Diawasi Ketat, DPR Tolak Wacana “War Tiket”

19/04/2026
Peristiwa

Waspada Kemarau Panjang, Jangkar Kelud Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lereng Gunung

18/04/2026
Peristiwa

ASN Kediri Turun Tangan Bersihkan SLG, Komitmen Nyata Jaga Ruang Publik Tetap Asri

18/04/2026
Peristiwa

IJTI Audiensi dengan KSP: Dorong Regulasi Tegas dan Standar Etika di Media Sosial demi Ekosistem Pers Sehat

17/04/2026
Peristiwa

Jaga Sehat dan Tetap Bugar, KAI Daop 7 Madiun Gelar Webinar Kesehatan Series 7

16/04/2026
Next Post

Ramadhan 1447 H, Satgas TMMD ke-127 Bagikan Al-Qur’an ke 13 Rumah Ibadah di Desa Gadungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

KN SAR 225 Widura Dikerahkan Cari Korban Tenggelam di Perairan Karang Jamuang, Gresik

05/06/2025

Tujuh Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Blitar Dilantik

29/08/2024

Guru Besar IPB Jamin Tersangka Kasus Hibah Sapi: Minta Audit Menyeluruh Demi Keadilan

11/04/2025

Polres Blitar Amankan 10 Pengunjuk Rasa Konsumsi Miras dan Bawa Sajam saat Aksi ODOL

20/06/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO