Madiun — Arus penumpang kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat signifikan menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Pada H-1 libur, Rabu (13/5/2026), tercatat sebanyak 18.381 pelanggan kereta api jarak jauh menggunakan layanan di wilayah tersebut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 8.641 pelanggan berangkat dan 9.740 pelanggan datang di sejumlah stasiun wilayah Daop 7.
“Tren peningkatan ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama libur panjang, baik untuk berwisata maupun pulang ke kampung halaman,” kata Tohari dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, volume penumpang pada periode tersebut meningkat sekitar 60 persen dibandingkan Rabu (6/5/2026) lalu. Pada periode sebelumnya, tercatat sebanyak 5.403 pelanggan berangkat dan 8.641 pelanggan datang.
KAI Daop 7 juga mencatat total sementara pelanggan selama masa angkutan libur panjang 13–17 Mei 2026 mencapai 45.999 orang. Jumlah itu terdiri dari 20.436 pelanggan naik dan 23.563 pelanggan turun di wilayah Daop 7 Madiun.
Berdasarkan data hingga Kamis (14/5/2026) pukul 06.30 WIB, Stasiun Madiun menjadi stasiun dengan mobilitas penumpang tertinggi. Tercatat sebanyak 3.259 pelanggan berangkat dan 3.747 pelanggan datang melalui stasiun tersebut.
Selain Stasiun Madiun, sejumlah stasiun lain dengan tingkat mobilitas tinggi yakni Stasiun Kediri dengan 1.095 pelanggan berangkat dan 1.047 pelanggan datang, kemudian Stasiun Blitar dengan 728 pelanggan berangkat dan 915 pelanggan datang.
Selanjutnya, Stasiun Jombang mencatat 640 pelanggan berangkat dan 808 pelanggan datang, sementara Stasiun Tulungagung melayani 606 pelanggan berangkat dan 843 pelanggan datang.
KAI Daop 7 mengimbau pelanggan datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas maupun antrean boarding. Penumpang juga disarankan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket.
“Kami terus berupaya memastikan perjalanan pelanggan selama masa libur panjang berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Tohari.
















