Bojonegoro – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan delapan pelaku kejahatan dari berbagai kasus selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Para pelaku ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, uang di mesin ATM, perhiasan emas, hingga burung kicau milik warga.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan, pengungkapan sejumlah kasus tersebut merupakan hasil kerja keras tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Bojonegoro.
“Para pelaku sudah kami amankan dan kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKBP Afrian Satya Permadi di Mapolres Bojonegoro, Selasa (11/11/2025).
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan. Di antaranya beberapa unit sepeda motor, perhiasan emas, uang tunai hasil pencurian, kartu ATM, serta burung peliharaan yang dicuri dari rumah warga.
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Soedarmono menuturkan, dari delapan tersangka yang diamankan, lima di antaranya laki-laki dan tiga perempuan. Masing-masing pelaku memiliki modus operandi berbeda.
“Tiga pelaku perempuan terlibat dalam kasus pencurian emas di salah satu toko emas di wilayah Malo,” ungkap AKP Bayu.
Ia menambahkan, polisi juga menyita dua kalung emas, beberapa unit sepeda motor, serta bukti transaksi dari kartu ATM BRI yang digunakan pelaku dalam aksinya. Semua barang bukti telah diamankan untuk memperkuat proses penyidikan.
Para tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, antara lain Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, Pasal 362 KUHP tentang pencurian, serta Pasal 480 KUHP bagi penadah barang hasil kejahatan.
Sejumlah kasus yang berhasil diungkap antara lain pencurian uang di ATM wilayah Kasiman oleh EE (42) warga Desa Batokan, pencurian perhiasan di Toko Emas Dua Berlian Malo oleh S (37) warga Tuban, serta pencurian burung jalak di Kepohbaru oleh SD (62) warga Lamongan. Polisi juga mengungkap kasus pencurian sepeda motor di Trucuk, Bojonegoro Water Sport (BWS), Pandantoyo, serta pencurian telepon genggam di Kalitidu.
AKP Bayu menegaskan, kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan operasi rutin untuk menjaga keamanan masyarakat.
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan, terutama yang memanfaatkan kelengahan korban,” pungkasnya.
Operasi Sikat Semeru 2025 merupakan kegiatan serentak yang digelar Polda Jawa Timur guna memberantas tindak kriminalitas konvensional dan menekan angka kejahatan menjelang akhir tahun.
















