Kamis, November 5, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Ekonomi Bisnis

Batu Sengaja Ditaruh di Atas Rel, 2 Perjalanan KA Terganggu: KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Ancaman Pidana

redaksi by redaksi
20/09/2026
in Ekonomi Bisnis
0

Madiun, Kabarutama — Aksi menaruh batu di atas rel kereta api terjadi di jalur antara Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut, Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut sempat mengganggu perjalanan dua kereta api.

Baca Juga :

Longsor Jalur KA di Jember Selesai Ditangani, Penumpang Logawa dan Sritanjung Harus Bersabar, Telat hingga 334 Menit

Penumpang KA Logawa dan Sri Tanjung Wajib Tahu, Jalur Terdampak Gogosan Tanah KAI Siapkan Refund 100 Persen

KAI Daop 7 Madiun menyebut batu ditemukan di KM 147+7/9 setelah masinis KA 302 atau KA Barang Parcel Tengah melaporkan adanya benda asing di atas jalur rel sekitar pukul 09.45 WIB.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tindakan meletakkan batu atau benda lain di atas rel dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api, penumpang, maupun petugas.

“Kereta api adalah aset negara yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. Tindakan meletakkan batu atau benda lain di atas rel bukan hanya merugikan KAI, tetapi juga mengancam keselamatan publik. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan sarana dan prasarana perkeretaapian,” ujar Tohari, Minggu (20/9/2026).

Setelah menerima laporan dari masinis, KAI Daop 7 Madiun langsung berkoordinasi untuk mengamankan lokasi.

Pada pukul 09.46 WIB, petugas berkoordinasi dengan security Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut. Sembilan menit kemudian, tepatnya pukul 09.55 WIB, tim pengamanan tiba di lokasi.

Petugas kemudian membersihkan batu yang berada di jalur rel. Pada pukul 10.08 WIB, jalur dinyatakan telah bersih dan aman untuk kembali dilalui.

KAI Daop 7 Madiun menyebut terdapat dua perjalanan kereta api yang sempat mengalami gangguan akibat kejadian tersebut, yakni KA 302 dan PLB 269B atau KA Matarmaja.

KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak atau membahayakan prasarana dan sarana perkeretaapian.

Menurut Tohari, larangan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Salah satunya tercantum dalam Pasal 180 yang melarang setiap orang menghilangkan, merusak, atau melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusak dan/atau tidak berfungsinya prasarana dan sarana perkeretaapian.

Sementara itu, Pasal 197 mengatur ketentuan pidana terhadap pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 180, dengan ancaman pidana penjara sesuai ketentuan yang berlaku.

KAI Daop 7 Madiun juga mengajak masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar jalur rel untuk ikut menjaga keamanan perjalanan kereta api.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur KA dan segera melaporkan apabila melihat tindakan mencurigakan kepada petugas terdekat atau melalui Contact Center KAI 121.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian masyarakat, kami optimis layanan transportasi massal berbasis rel dapat terus berjalan aman, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Tohari.

Tags: BatuDitaruh di Atas RelKAI Daop 7 MadiunPerjalanan KA TergangguPidana

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Longsor Jalur KA di Jember Selesai Ditangani, Penumpang Logawa dan Sritanjung Harus Bersabar, Telat hingga 334 Menit

02/11/2026
Ekonomi Bisnis

Penumpang KA Logawa dan Sri Tanjung Wajib Tahu, Jalur Terdampak Gogosan Tanah KAI Siapkan Refund 100 Persen

02/11/2026
Ekonomi Bisnis

Mau Naik Kereta Desember, Tiket Sudah Bisa Dipesan Ada Perubahan Penting yang Wajib Diketahui

01/11/2026
Ekonomi Bisnis

7 Insiden Terjadi Sepanjang 2026, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Bahaya Menerobos Perlintasan Kereta Api

30/10/2026
Ekonomi Bisnis

Intip Jantung Perkeretaapian, 48 Mahasiswa PPI Masuk Depo Lokomotif KAI Daop 7 Madiun

30/10/2026
Ekonomi Bisnis

Warga Kediri Wajib Tahu! Empat Perlintasan Kereta Ini Masuk Jadwal Perbaikan hingga 31 Oktober

28/10/2026
Next Post

Perluas Inklusi Keuangan Desa, BRI Trenggalek Dorong BUMDes Jadi BRILink Agen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Kecelakaan KA Kertanegara di Blitar, Empat Perjalanan Kereta Terlambat

24/12/2024

BLT DBHCHT Pemkab Mojokerto Berikan ke 1.489 Petani Tembakau

16/08/2024

Pengawas Satgas SPPG Polda Jatim Tinjau Progres Pembangunan SPPG Semampir 1

15/10/2025

15 Saksi Investasi Madu Klanceng Kediri Berikan Keterangan Koperasi NMSI Lakukan Gagal Bayar

30/10/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO