Rabu, Maret 25, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Pendidikan

Kejati Jatim Bentengi 1.066 Calon Dai LDII dari Radikalisme, Tegaskan Santri Garda Depan Persatuan Bangsa

redaksi by redaksi
29/01/2026
in Pendidikan
0

Nganjuk – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus memperkuat perannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kali ini, Kejati Jatim membekali 1.066 santri Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, yang dipersiapkan menjadi juru dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dengan wawasan kebangsaan dan penguatan moderasi beragama guna menangkal paham radikalisme dan intoleransi.

Baca Juga :

BLK Komunitas Kediri Siap Beroperasi, Nurhadi Dorong Generasi Melek Digital

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Mas Dhito Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Warga Kediri

Kegiatan pembekalan kebangsaan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/1) di lingkungan Ponpes Al Ubaidah, dan dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, Abdullah menegaskan bahwa santri memiliki posisi strategis sebagai agen toleransi, perekat persatuan, dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan para santri agar menjadikan prinsip khoirun nas anfauhum linnas sebagai landasan dakwah dan pengabdian di tengah masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” tegas Abdullah.

Ia menekankan pentingnya menyampaikan syiar Islam secara bijak, menyejukkan, dan adaptif terhadap kearifan lokal, selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Sikap saling menghargai, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Di hadapan ribuan santri, Abdullah juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara milik bersama, yang dibangun dan diperjuangkan oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu.

“Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh seluruh elemen bangsa sejak sebelum kemerdekaan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, paham radikalisme berakar dari sikap eksklusif yang menganggap diri paling benar. Oleh karena itu, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch. Amrodji Konawi menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan merupakan prioritas utama dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.

“Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” tegasnya.

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren dan DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk terus memberikan edukasi kepada santri dan warga LDII, baik di masjid maupun musala, terkait pentingnya kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Menurutnya, moderasi beragama harus dimulai dari generasi muda sebagai agent of change.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan, MUI, Kementerian Agama, TNI, dan Polri, sebagai bentuk sinergi menjaga keutuhan bangsa.

Di sisi lain, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono Habib Ubaidillah Al Hasany menyampaikan bahwa Ponpes Al Ubaidah merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah guna membekali santri menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks.

Menurutnya, tantangan tersebut antara lain munculnya pandangan yang ingin mengubah dasar dan tatanan kehidupan berbangsa yang telah disepakati para pendiri bangsa. Nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama menjadi fondasi utama yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

“Nilai-nilai itulah yang harus dibawa para santri saat membina umat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tags: Bentengi 1.066 Calon Daikejati jatimLDIIRadikalisme

Related Posts

Pendidikan

BLK Komunitas Kediri Siap Beroperasi, Nurhadi Dorong Generasi Melek Digital

17/03/2026
Pendidikan

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Mas Dhito Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Warga Kediri

20/02/2026
Pendidikan

Mas Dhito Tanggapi Usulan Perubahan Jam Kerja Perangkat Desa: Pelayanan Tak Boleh Terganggu

10/02/2026
Pendidikan

Sekolah Rakyat Diperkuat, Kemensos dan LAN Fokus pada Tata Kelola dan SDM

16/01/2026
Pendidikan

Sekolah Rancangan Presiden Prabowo Resmi Berdiri di Malang

14/01/2026
Pendidikan

Kabar Gembira.! Walikota Blitar Beri Uang Saku bagi Mahasiswa Perantau, UKT Juga Dibayari

09/01/2026
Next Post

Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama, Sambut Operasi Keselamatan Semeru 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Nribun Bareng Gading Marten, Mas Dhito Harap Persik Kian Perkasa

27/11/2025

Bupati Blitar Ajak Bhabinkamtibmas Aktif Bangun Sinergi dengan Masyarakat

29/04/2025

Optimisme Warga Kediri Menguat, Konsumsi dan Tabungan Naik Serempak

17/10/2025

Jamaah Sabilu Taubah bersama Kapolres Blitar Kota Kirim Bantuan Korban Banjir Demak

29/03/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO