Rabu, Juni 24, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Pendidikan

Kejati Jatim Bentengi 1.066 Calon Dai LDII dari Radikalisme, Tegaskan Santri Garda Depan Persatuan Bangsa

redaksi by redaksi
29/01/2026
in Pendidikan
0

Nganjuk – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus memperkuat perannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kali ini, Kejati Jatim membekali 1.066 santri Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, yang dipersiapkan menjadi juru dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dengan wawasan kebangsaan dan penguatan moderasi beragama guna menangkal paham radikalisme dan intoleransi.

Baca Juga :

Ratusan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Blitar

Kediri Grow Mindset for Futurepreneur 2026 Diikuti 1.500 Mahasiswa Se-Karesidenan Kediri

Kegiatan pembekalan kebangsaan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/1) di lingkungan Ponpes Al Ubaidah, dan dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, Abdullah menegaskan bahwa santri memiliki posisi strategis sebagai agen toleransi, perekat persatuan, dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan para santri agar menjadikan prinsip khoirun nas anfauhum linnas sebagai landasan dakwah dan pengabdian di tengah masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” tegas Abdullah.

Ia menekankan pentingnya menyampaikan syiar Islam secara bijak, menyejukkan, dan adaptif terhadap kearifan lokal, selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Sikap saling menghargai, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Di hadapan ribuan santri, Abdullah juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara milik bersama, yang dibangun dan diperjuangkan oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu.

“Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh seluruh elemen bangsa sejak sebelum kemerdekaan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, paham radikalisme berakar dari sikap eksklusif yang menganggap diri paling benar. Oleh karena itu, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch. Amrodji Konawi menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan merupakan prioritas utama dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.

“Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” tegasnya.

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren dan DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk terus memberikan edukasi kepada santri dan warga LDII, baik di masjid maupun musala, terkait pentingnya kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Menurutnya, moderasi beragama harus dimulai dari generasi muda sebagai agent of change.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan, MUI, Kementerian Agama, TNI, dan Polri, sebagai bentuk sinergi menjaga keutuhan bangsa.

Di sisi lain, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono Habib Ubaidillah Al Hasany menyampaikan bahwa Ponpes Al Ubaidah merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah guna membekali santri menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks.

Menurutnya, tantangan tersebut antara lain munculnya pandangan yang ingin mengubah dasar dan tatanan kehidupan berbangsa yang telah disepakati para pendiri bangsa. Nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama menjadi fondasi utama yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

“Nilai-nilai itulah yang harus dibawa para santri saat membina umat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tags: Bentengi 1.066 Calon Daikejati jatimLDIIRadikalisme

Related Posts

Pendidikan

Ratusan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Blitar

18/06/2026
Pendidikan

Kediri Grow Mindset for Futurepreneur 2026 Diikuti 1.500 Mahasiswa Se-Karesidenan Kediri

07/06/2026
Pendidikan

SPMB 2026 Kab Kediri Dideklarasikan Bebas Titipan, Pemkab Ajak Masyarakat Awasi Seleksi

03/06/2026
Pendidikan

Perdana Digelar di Gedung Sendiri, Uniska Kediri Kukuhkan 461 Wisudawan dan Perkuat Sinergi dengan PCNU

30/05/2026
Pendidikan

Aksi Mahasiswa UNU Blitar Memanas, Tuntut Kampus Pecat Terduga Pelaku Pelecehan 

20/05/2026
Pendidikan

Dongeng Wayang Karton Jadi Cara Polisi Tanamkan Nasionalisme dan Edukasi Gadget di TK Kediri

19/05/2026
Next Post

Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama, Sambut Operasi Keselamatan Semeru 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Safari Ramadan, Mbak Cicha Tegaskan Peran Penting Keluarga dalam Ketahanan Bangsa

21/04/2025

Feronica – Regina Deklarasi Pasangan Bacawali dan Bacawali Kota Kediri Diusung Oleh PAN dan Nasdem

23/08/2024

Hilang Saat Melaut, Nelayan Panarukan Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

29/06/2025

Bupati Blitar Rini Syarifah Kembali Mendapat Rekomendasi PKB Untuk Maju Pilkada 2024

30/05/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO